Breaking News:

Sebut Isi Mukadimah AD/ART Demokrat Berubah, Jhoni Allen: AHY Harus Tanggung Jawab

Jhoni Allen Marbun mengkritisi ihwal adanya perubahan mukadimah atau pembukaan versi awal Partai Demokrat tahun 2001.

Youtube Mata Najwa
Eks kader Demokrat, Jhoni Allen Marbun. 

TRIBUNPALU.COM - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Jhoni Allen Marbun kembali memberikan kritikan tajam terhadap Agus Harimurti Yudhoyono.

Kritikan ini berkaita dengan adanya perubahan mukadimah atau pembukaan versi awal Partai Demokrat tahun 2001.

Menurut Jhoni, mukadimah partai sejatinya tak dapat diubah. Atas dasar itulah, ia mengatakan bahwa pihaknya akan melaporkan soal perubahan mukadimah dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat ke pihak berwajib.

"Dan ini akan kita laporkan sebagai pemalsuan khususnya pembukaan atau mukadimah AD/ART tidak sesuai dengan mukadimah awalnya pendirian Partai Demokrat," kata Jhoni di Jakarta, Kamis (11/3/2021) seperti dikutip Kompas.tv.

Baca juga: Gatot Nurmantyo Mengaku Sempat Diajak Jadi Ketum Demokrat Versi KLB, Jhoni Allen: Jangan Asbun

Baca juga: Partai Demokrat Terancam Tidak Bisa Ikut Pemilu 2024, Pengamat Politik: Kalau Konflik Tidak Selesai

Lebih lanjut, ia menuturkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) harus bertanggungjawab dengan adanya perubahan mukadimah tersebut.

Sebab, dia menilai, AHY telah melakukan perencanaan secara terstruktur bahkan merampas hak kedaulatan para kader Demokrat.

"Agus Harimurti Yudhoyono harus bertanggungjawab melakukan perencanaan terstruktur, masif dan tertulis, merampas hak-hak demokrasi, merampas hak-hak kedaulatan dari kader Demokrat dari Sabang sampai Merauke," ucapnya.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, mantan kader Demokrat AHY ini juga membeberkan sebuah pengakuan bahwa Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengetahui dan membenarkan adanya mahar Pilkada yang dikenakan kepada kader.

Seingat dia, hal tersebut disampaikan langsung oleh SBY saat keduanya bertemu di Cikeas 16 Februari 2021 lalu.

"Saya sampaikan ini pada saat pertemuan saya dengan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas tanggal 16 Februari 2021 lalu. Saya sampaikan, termasuk mahar-mahar Pilkada," papar Jhoni.

Baca juga: Partai Demokrat Terancam Tidak Bisa Ikut Pemilu 2024, Pengamat Politik: Kalau Konflik Tidak Selesai

Baca juga: Hinca Pandjaitan Naik Darah saat Kubu Moeldoko Niat Duduki Kantor Demokrat di Proklamasi: Enak Aja

Halaman
12
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved