Breaking News:

Gejolak Partai Demokrat

Dimintai Masukan oleh AHY, Jusuf Kalla Bahas Kemelut Partai Demokrat: Sabar, Jalin Silaturahmi

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi kediaman mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK).

Tribunnews.com
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Senin (8/3/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi kediaman mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), Minggu (14/3/2021).

Pada pertemuan ini, AHY meminta masukan terkait dinamika ekonomi dan sosial politik di Indonesia saat ini.

JK mengatakan jika Partai Demokrat sudah memberi contoh yang baik dalam regenerasi politik.

"Partai Demokrat sudah baik dalam memberi contoh tentang regenerasi di partai politik. Namun, harus tetap memikirkan pemilih tradisional," ujar JK yang dikutip Tribunpalu.com dari laman Kompas.com.

Tak hanya itu, JK juga meminta AHY untuk bersabar dalam menghadapi pesoalan internal partai politiknya.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Moeldoko.
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Moeldoko. (Tribunnews.com)

Baca juga: Buntut Kisruh Partai Demokrat, Ayah Dipecat karena Dukung KLB Partai Demokrat, Anak Tetap Pilih AHY

"Bersabar. Dulu Partai Golkar juga pernah mengalami hal serupa. Tetap jalin silaturahmi dan komunikasi dengan tokoh-tokoh politik maupun tokoh-tokoh nasional lainnya," kata JK dalam keterangan tertulisnya.

Sementara, menurut putra sulung SBY itu, Partai Demokrat memiliki hubungan politik yang baik dengan JK.

"Bagaimanapun Partai Demokrat memiliki hubungan sejarah politik yang sangat baik dengan Pak JK. Pak JK pernah menjadi Wakil Presiden mendampingi Bapak SBY," jelas AHY.

AHY menjelaskan jika Partai Demokrat juga menjadi mitra strategis bagi Partai Golkar, saat JK masih menjabat sebagai ketua umum.

Perkembangan Konflik Demokrat

Halaman
12
Penulis: Rahman Hakim
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved