Biografi Marcus Gideon, Atlet Badminton Indonesia yang Kritik BWF Terkait All England Open 2021
#AllEngland trending di Twitter pada Kamis, 18 Maret 2021. Hal ini berkaitan dengan gagalnya tim nasional Indonesia untuk berlaga di YONEX All England
Meskipun belum mendapatkan hasil yang sesuai, Marcus dan Kevin mulai diperhitungkan di kejuaraan berikutnya.
Gelar juara pertama untuk pasangan ini didapatkan di Chinese Taipe Grand Prix 2015.
Prestasi 2016 - 2017
Satu tahun setelahnya, Marcus dan Kevin mejuarai Victor Far Fast Malaysia Masters 2016.
Tak hanya itu, Marcus dan Kevin meraih gelar super series perdana mereka di YONEX SUNRISE India Open 2016.
Di tahun yang sama, mereka juga mendapat gelar di XIAMENIAR Australian Badminton Open 2016.
Baca juga: Jadwal All England 2021 di TVRI Rabu Sore, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya: Semua Pasti Terasa Berbeda
Dan yang paling mengejutkan adalah Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya mampu mendapat gelar di ajang super series premier THAIHOT China Open 2016.
Pada tahun 2017, Marcus dan Kevin meraih kejuaraan di turnamen bulutangkis tertua di dunia, All England Open.
Dari sinilah, nama mereka disanjung-sanjung oleh masyarakat pecinta bulutangkis.
Mereka juga menjadi atlet badminton andalan milik Indonesia.
Dan di tahun 2017 tersebut, Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya hampir-hampir memborong semua gelar.
Gelar itu diantaranya YONEX SUNRISE India Open, CELCOM AXIATA Malaysia Open, DAIHATSU YONEX Japan Open, TAHOE China Open, YONEX-SUNRISE Hong Kong Open dan Dubai World Superseries Finals 2017.
Prestasi 2018 - sekarang
Pada tahun 2018, Marcus dan Kevin masih menyabet berbagai gelar kejuaraan bulutangkis.
Hampir disetiap turnamen, nama Marcus dan Kevin jadi sorotan dengan kehabatnya memainkan permainan bulutangkis.