Breaking News:

Wacana Presiden Tiga Periode

Dukung Wacana Presiden Tiga Periode, Politikus Gerindra: 10 Tahun Sangat Kurang

Politisi Partai Gerindra Arie Poyuono adalah salah satu yang setuju dengan wacana presiden 3 periode.

Penulis: Haqir Muhakir | Editor: Muh Ruliansyah
Tangkapan layar YouTube Najwa Shihab
Politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono 

TRIBUNPALU.COM - Isu adanya wacana masa jabatan presiden tiga periode kembali mencuat belakangan ini.

Wacana presiden tiga periode muncul ke permukaan setelah mantan Ketua MPR Amien Rais menyampaikan pendapatnya mengenai adanya indikasi amandemen UUD 1945.

Pro dan kontra pun mewarnai isu wacana presiden tiga periode tersebut.

Ada pihak yang menyatakan setuju dan ada pula sebaliknya.

Politikus Partai Gerindra Arie Poyuono adalah salah satu yang setuju dengan wacana presiden tiga periode.

Baca juga: Hasil Riset WHO: Mutasi Varian Baru Covid-19 Tak Berdampak Negatif pada Keampuhan Vaksin

Baca juga: Polisi Tangkap Bandar Togel di Palu Beserta 40 Buku Ramalannya

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia Besok, Jumat 19 Maret 2021: 8 Wilayah Hujan Sedang dan Petir

Diketahui, sejak tahun 2019 Arief menyatakan bahwa masa jabatan presiden di Indonesia harus tiga periode atau bahkan lebih.

Menurut Arief, peraturan presiden dua periode tidak cocok dengan landscape politik di Indonesia.

Hal itu baginya akan mempengaruhi perekonomian di Indonesia.

"Saya itu mengatakan bahwa dua periode itu kurang, itu ada dasarnya. Pertama dulu itu saya berpikir dari sisi ekonominya. Artinya, saya gak tau deh dulu anggota-anggota MPR yang buat dua periode itu mikir gak sih kalau dua periode diterapkan di Indonesia dengan keadaan landscape politik yang berbeda dengan Amerika, budaya politik yang berbeda, punya dampak terhadap perekonomian di Indonesia," kata Arief dilasir dari chanel YouTube Mata Najwa, Kamis (18/3/2021).

Arief menambahkan bahwa peraturan presiden 3 periode adalah hasil tiruan dengan sistem di Amerika yang tidak sesuai dengan Indonesia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved