Breaking News:

Tsunami Aceh 2004 Disebut Bencana Buatan Amerika, Begini Penjelasan dari BMKG

Dr Daryono, membantah teori konspirasi mengenai bencana tsunami Aceh tahun 2004 silam.

SERAMBINEWS.COM/IST
ILUSTRASI gelombang laut dan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh saat bencana tsunami terjadi 26 Desember 2004 

TRIBUNPALU.COM - Tujuh belas tahun berlalu, tragedi tsunami Aceh kembali ramai diperbincangkan.

Muncul kabar bahwa ada teori konspirasi di balik terjadinya tsunami Aceh tahun 2004 silam tersebut.

Bahkan ada yang menyebut bahwa tsunami Aceh merupakan bencana buatan Amerika Serikat.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dr Daryono, membantah teori konspirasi mengenai bencana tsunami Aceh tahun 2004 silam.

"Saya tergelitik karena ada yang mengangkatnya kembali," ungkap Daryono kepada Tribunnews.com, Senin (22/3/2021).

Daryono menegaskan, tsunami Aceh benar-benar dipicu oleh gempa tektonik, bukan nuklir.

Setidaknya, ada tujuh poin bukti ilmiah yang diungkapkan Daryono sebagai bantahan atas teori konspirasi tersebut.

Baca juga: Penampakan Rumah Mewah Kebon Jeruk Sebelum Dipreteli Maling, Ada Lampu Kristal 3 Tingkat

Baca juga: Daftar Harga HP Samsung Terbaru Maret 2021 dan Spesifikasinya, Mulai dari Galaxy A32 hingga S21

Baca juga: Tak Direstui Nikah, Anak Tega Bunuh Ayah Kandung, Kepalanya Dipenggal Lalu Dibawa Keliling Kampung

Pertama, data rekaman getaran tanah.

Daryono mengungkapkan data rekaman getaran tanah dalam seismogram menunjukkan adanya rekaman gelombang badan (body) berupa gelombang P (Pressure) yang tercatat tiba lebih awal dibandingkan gelombang S (Shear) yang datang berikutnya.

Selanjutnya gelombang S diikuti oleh gelombang permukaan (surface).

Halaman
1234
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved