Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan, Warga Pedagang Miras Oplosan Cap Tikus di Sigi Diciduk Polisi

Kepolisian Sektor (Polsek) Dolo mengamankan warga penjual minuman keras (miras) oplosan cap tikus di Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi.

Handover
Kepolisian Sektor (Polsek) Dolo mengamankan warga penjual minuman keras (miras) oplosan cap tikus di Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepolisian Sektor (Polsek) Dolo mengamankan warga penjual minuman keras (miras) oplosan cap tikus di Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Tersangka IY (46) diamankan, saat polisi melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran minuman keras 

Kapolres Sigi AKBP Yoga Priyahutama mengatakan, razia itu dalam rangka mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Sigi.

Terutama menjaga situasi Kamtibmas kondusif jelang bulan suci Ramadhan.

"Kagiatan razia kita fokuskan di lokasi yang diduga sebagai tempat yang menjual miras di wilayah hukum Polsek Dolo," ujar kapolres, Jumat (9/4/2021) pagi.

"Ada sekitar 19 kantong cap tikus siap jual dan 6 liter yang masih berada di dalam jergen, dan uang hasil penjualan cap tikus Rp 200 Ribu," tambahnya.

Baca juga: Operasi Kewilayahan Madago Raya di Poso, Kasat Binmas Polres Poso: DPO MIT Masih Diburu

Baca juga: Bandara Palu Uji Coba Penggunaan GeNose C19: Cara Baru Deteksi Covid-19 Melalui Hembusan Nafas

Baca juga: Persib Bandung Bawa 20 Pemain ke Sleman, Supardi Nasir Kembali Hadir di Laga Lawan Persebaya

Pelaku dan barang bukti langsung diamankan untuk dilakukan proses lebih lanjut.

"Untuk pelaku kami lakukan pendataan dan pembinaan," terangnya.

Kapolres menambahkan, bahwa minuman keras merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya gangguan keamanan. 

Sehingga perlu dilakukan razia tempat diduga sebagai lokasi penjualan di wilayah Kecamatan Dolo.

"Kita imbau masyarakat untuk tidak menjual atau mengkonsumsi miras, karena selain melanggar hukum, miras juga memiliki efek buruk bagi kesehatan," jelasnya. (*) 

Penulis: Ketut Suta
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved