Senin, 4 Mei 2026

2 Pekerja Terjebak Kebakaran

Kebakaran Pabrik Huayue Phase II PT IMIP Morowali, 3 Pekerja Dilarikan ke Klinik

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 08.53 WITA di menara pencucian (scrubber) gas buang yang diketahui terbuat dari bahan Tesin fiberglass.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Fadhila Amalia
Tangkapan Layar Facebook
KEBAKARAN - Tiga orang pekerja harus dilarikan ke klinik usai terjadi kebakaran di pabrik asam baru Huayue Phase II, kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Minggu (12/10/2025) pagi.  

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU, MOROWALI - Sedikitnya tiga orang pekerja harus dilarikan ke klinik usai terjadi kebakaran di pabrik asam baru Huayue Phase II, kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu (12/10/2025) pagi. 

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 08.53 WITA di menara pencucian (scrubber) gas buang yang diketahui terbuat dari bahan Tesin fiberglass.

Api sempat terlihat membesar pada pukul 08.57 WITA, sebelum berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.26 WITA oleh tim pemadam kebakaran. 

Baca juga: Kebakaran Pabrik Huayue Phase II PT IMIP, Tiga Pekerja Dilarikan ke Klinik

Informasi yang diterima menyebutkan, satu pekerja lokal (Indonesia) dilarikan ke Klinik Utama IMIP, sementara dua Tenaga Kerja Asing (TKA) dibawa ke Klinik 2 untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. 

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh percikan api dari aktivitas pengelasan di ketinggian, yang jatuh mengenai bagian tangki berbahan fiberglass hingga memicu kobaran api. 

Hingga kini, pihak perusahaan bersama aparat keamanan kawasan industri masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta kondisi terkini para korban.

Diketahui PT Huayue Nickel Cobalt (HYNC) adalah perusahaan pengolahan nikel laterit kelas dunia.

HYNC didirikan sebagai perusahaan joint venture (usaha patungan) pada Oktober 2018.

Para mitra awal termasuk Zhejiang Huayou Cobalt Co.,Ltd., China Molybdenum Co.,Ltd., dan Tshingshan Holding Group.

Head of Media Relations PT IMIP Dedi Kurniawan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Tidak ada korban jiwa. Proses investigasi masih berlangsung hingga saat ini,” ujarnya.

Menurut Dedi, hasil investigasi sementara PT IMIP menduga kebakaran dipicu aktivitas pengelasan di cerobong.

Percikan api las mengenai terpal yang menutupi tangki fiberglass di bawahnya, hingga akhirnya memicu kebakaran.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved