Breaking News:

Ramadhan 2021

Lansia Salat Tarawih saat Ramadan, Ini Imbauan MUI Kota Palu

Prof Zainal Abidin mengatakan mesjid-mesjid di Palu agar selalu menyediakan sarana prasarana untuk jemaah yang akan lakukan salat tarawih.

Handover
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Prof Zainal Abidin  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - PP Muhammadiyah telah mengumumkan 1 Ramadhan 1442 H atau awal puasa 2021 jatuh pada Selasa Wage, 13 April 2021.

Sementara, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) mengelar sidang isbat pada hari ini, Senin (12/4/2021).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Prof Zainal Abidin mengatakan mesjid-mesjid di Palu agar selalu menyediakan sarana prasarana untuk jemaah yang akan lakukan salat tarawih.

"Dihimbau pada pengurus mensjid untuk menyiapkan fasilitas, seperti wastafel untuk cuci tangan, sediakan masker apabila jamaah lupa membawa, dan sediakan tempat untuk menjaga jarak, dan pasangi tanda-tanda jaga jarak, dan jangan terlalu banyak membuka pintu mesjid sehingga mengontrol orang masuk," jelas Zainal saat diwawancara TribunPalu.com, Senin (12/4/2021).

Prof Zainal Abidin juga mengungkapkan tidak ada batasan untuk jamaah yang akan tarawih di masjid.

Hanya saja menurut dia, lansia baiknya salat tarawih di rumah demi menjaga kesehatan.

Baca juga: Polda Sulteng Sebut Paham Radikal di Dunia Modern Meningkat Pesat

Baca juga: Suami Siti Badriah Geram Istrinya Disebut Pedangdut dengan Suara Paling Jelek Oleh Lesti: Apa Pantas

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG, Selasa 13 April 2021:Waspada Hujan Petir Angin Kencang di NTT

"Memang kita tidak bisa membatasi jamaah dalam beribadah tapi sebaiknya kalau saya punya pendapat jika orangtua yang memiliki penyakit bawaan dianjurkan sembayang di rumah, apalagi salat taraweh ini kemungkin akan ramai," ungkap Ketua MUI Palu

"Apalagi beliau-beliau itu kan dari segi usia dan kesehatan itu mereka rentan terhadap virus-virus," tambahnya.

Zainal menuturkan di situasi pendemi seperti sekarang ini baiknya jamaah harus utamakan kesehatan.

Karena situasi pandemi hal yang tidak boleh bisa menjadi boleh selagi masih dalam ketentuan.

"Ini sutuasi juga keadaan darurat, mendahulukan kesehatan itu jauh lebih penting dari sekedar mencari pahala karena pahala itu tidak hanya ada di masjid ibadah di rumah pun bisa mendapat pahala," tuturnya

Ketua MUI Palu menjelaskan dalam bulan Ramadhan protokol kesehatan tidak menjadi hambatan untuk beribadah dan kepatuhan pada pemerintah.

"Ketentuan dan ketaatan seorang pada agamanya hampir sama dengan nilainya ketaatan dan ketentuan warga negara kepada pemerintahannya selama dalam langkah kemaslahatan bersama," tutupnya. (*)

Penulis: Nur Saleha
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved