Breaking News:

Menkes Budi Jawab Pernyataan Skeptis Media Asing soal Program Vaksinasi: Bilang Butuh 7 Tahun

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara atas pernyataan skeptis dari media asing terkait kemampuan Indonesia melakukan Vaksinasi.

TRIBUNPALU.COM/ALAN SAHRIR
Ilustrasi Vaksinasi Nasional - Foto anggota Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Tengah Divaksinasi Covid-19, Selasa (23/3/2021). Informasi terbaru, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara atas pernyataan skeptis dari media asing terkait kemampuan Indonesia melakukan Vaksinasi. 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara atas adanya pernyataan skeptis dari media asing terkait kemampuan Indonesia dalam melakukan program vaksinasi nasional.

Hal ini disampaikannya saat membahas soal ketersediaan Vaksin Covid-19 di Indonesia.

Seperti diketahui, pemerintah terus fokus melanjutkan program vaksinasi Virus Corona (Covid-19) yang kini telah sampai pada kelompok petugas layanan publik hingga lanjut usia (lansia), setelah sebelumnya menargetkan tenaga kesehatan (nakes).

Menkes lantas mengungkap perkembangan pengadaan vaksin yang dimiliki Indonesia saat ini.

Baca juga: Update Sebaran Kasus Covid-19 di Indonesia, 11 April 2021: 4.127 Kasus Baru, DKI Jakarta Tertinggi

Baca juga: Update Covid-19 di Indonesia, Minggu 11 April:Tambah 4.127 Orang, Total Kasus di Indonesia 1.566.995

Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa periode Januari dan Februari 2021, Indonesia memiliki total 10 juta dosis vaksin Sinovac.

Rinciannya, 1,2 juta dosis vaksin diterima pada Desember 2020 dan 1,8 juta dosis vaksin diterima pada Januari 2021, sehingga Indonesia memiliki total 3 juta dosis vaksin Sinovac pada bulan pertama di tahun 2021.

Kemudian ditambah pula 7 juta dosis vaksin sehingga total hingga Februari 2021, Indonesia memiliki 10 juta dosis vaksin.

"Memang kita di bulan Januari Februari dapat sekitar 3 juta ditambah 7 juta (dosis vaksin), jadi sekitar 10 juta vaksin sudah datang," ujar Budi Gunadi, dalam agenda virtual #Vaksinesia, Minggu (11/4/2021).

Selanjutnya, Indonesia akan mendatangkan bulk vaksin dari Sinovac pada periode Maret dan April ini sebanyak 30 juta dosis vaksin.

Bulk vaksin ini pun rencananya akan dikirimkan secara bertahap.

Halaman
123
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved