Breaking News:

Bukan Polisi, Terungkap Profesi Sebenarnya Pelaku Penganiaya Perawat RS Siloam

Profesi JT (28) pelaku penganiayaan terhadap perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang akhirnya terungkap.

KOMPAS.com/AJI YK PUTRA
JT pelaku penganiayaan seorang perawat inisial CSR saat dihadirkan dalam gelar perkara di Polrestabes Palembang, Sabtu (17/4/2021). Terbaru, pelaku ternyata tidak pernah mengaku-ngaku sebagai anggota polisi. 

TRIBUNPALU.COM - Profesi JT (28) pelaku penganiayaan terhadap perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang akhirnya terungkap.

Diketahui sebelumnya JT sempat mengaku bahwa dirinya sebagai seorang polisi.

Namun ternyata JT adalah seorang pengusaha.

 

Seperti diketahui JT ditangkap karena menganiaya CRS seorang perawat RS Siloam, pada Kamis (15/4/2021) sekira pukul 16.50 WIB.

Ditemui saat press release di Polrestabes Palembang, JT mengatakan mendengar anaknya menangis pada saat pulang dari RS Siloam ia emosi.

"Saya emosi hingga nekat mendatangi perawat tersebut di RS tersebut," ujarnya Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: Ratu Entok Dukung Aksi JT Aniaya Perawat RS Siloam: Heeh, Muka Perawat Kayak Tong Sampah

Baca juga: Penganiaya Perawat RS Siloam Disebut Tak Ngaku-ngaku Polisi, Malah Bentak Aparat yang Coba Lerai

JT ditemui saat press release di Polrestabes Palembang, Sabtu (17/4/2021).
JT ditemui saat press release di Polrestabes Palembang, Sabtu (17/4/2021). (TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMI RAMADHAN)

Pengusaha sparepart mobil dan motor di Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten OKI ini menjelaskan, yang membuatnya tambah emosi karena ia harus bolak balik menjenguk anaknya di RS tersebut, ditambah lelah bekerja.

"Anak saya sudah empat hari dirawat di sana dan saya harus bolak balik untuk menjenguknya. Mendengar infus anak saya dilepas hingga anak saya menangis saya tidak terima," katanya.

Sambil menundukan kepala pelaku menyesali perbuatannya.

Baca juga: Pasien Berdarah seusai Cabut Infus Bukan karena Perawat Korban Aniaya JT, Justru Ibunya Sendiri

Tangkapan layar seorang perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang dianiaya keluarga pasien, Kamis (15/4/2021).
Tangkapan layar seorang perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang dianiaya keluarga pasien, Kamis (15/4/2021). (TANGKAP LAYAR INSTAGRAM)

"Saya emosi sesaat dan saya menyesali perbuatan saya, saya benar-benar minta maaf kepada korban dan pihak RS Siloam," tutupnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved