Breaking News:

Palu Hari Ini

DPRD Palu Harap Pasar Ramadan Petobo Pulihkan Ekonomi Penyintas Gempa dan Likuefaksi

Mutmainah Korona mengharapkan, Pasar Ramadan di kawasan Hunian Sementara (Huntara Petobo mampu membangkitkan ekonomi penyintas gempa 2018.

Handover
Pasar Ramadan di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Minggu (18/4/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palu Mutmainah Korona mengharapkan, Pasar Ramadan di kawasan Hunian Sementara (Huntara Petobo mampu membangkitkan ekonomi penyintas gempa 2018.

Pasar Ramadan Petobo diinisiasi Yayasan Sikola Mombine dan pemerintah setempat.

Wanita akrab disapa Neng ini menyebut, selain memulihkan ekonomi penyintas, keberadaan pasar itu juga menyemarakkan bulan suci Ramadan.

"Insya Allah ini menjadi pintu awal untuk membangkitkan kembali ekonomi warga korban bencana, terutama kalangan ibu-ibu," kata Neng, Minggu (18/4/2021) siang.

Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu Mutmainah Korona.
Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu Mutmainah Korona. (TRIBUNPALU.COM/ELA)

Menurut Neng, Petobo menjadi wilayah dengan jumlah penyintas terbanyak sejak bencana gempa dan likuefaksi terjadi. 

"Pendirian pasar ini juga hasil rembuk dengan ibu-ibu di hunian sementara (huntara). Dari situ dibuatkan media mereka untuk memarkan produknya. Mereka seolah ingin memperlihatkan bahwa Petobo segera pulih," tutur Neng. 

Baca juga: Ramalan Zodiak Karier Senin 19 April 2021: Cancer Perlu Kontrol Keuangan, Aquarius Penuh Ambisi

Baca juga: Daftar Harta Benda yang Wajib Dizakati, Lengkap dengan Cara Mengitungnya

Baca juga: Viral Video Jokowi Menumpang ke Toilet Warga saat Blusukan, Pemilik Rumah Lakukan Hal Ini

Pasar Ramadan Petobo berada tak jauh dari lokasi huntara, tepatnya di persimpangan Jalan Kebun Sari dan Jalan Moh Soeharto. 

Panitia Pelaksana Pasar Ramadan Petobo Irwan Herawan mengatakan, terdapat 52 lapak terdata sebagai penjual di pasar tersebut. 

Dari jumlah tersebut, kata dia, 90 persen penjual di Pasar Ramadan itu adalah penyintas di Huntara Petobo. 

"Kegiatan ini diusung Sikola Mombine dan pengelolaannya diserahkan ke pihak kelurahan. Di Pasar Ramadan ini ada kegiatan lainnya, seperti lomba azan, baca Quran dan busana Muslim/Muslimah. (*) 

Penulis: fandy ahmat
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved