Breaking News:

Palu Hari Ini

Angkutan Umum Minim di Palu, Begini Penjelasan Dishub

Keberadaan angkutan umum atau taksi sangat minim di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

TRIBUNPALU.COM/NUR SALEHA
Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kota Palu, Sugeng Riyadi 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM,PALU - Keberadaan angkutan umum atau taksi sangat minim di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Moda transportasi umum itu sangat jarang dijumpai di jalan perkotaan.

Menurut Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kota Palu Sugeng Riyadi, banyak angkutan umum rusak pascabencana 2018.

Kemudian setelah bencana, pandemi juga menjadi alasan berkurangnya angkutan umum tersebut.

"Dari data yang kami terima, kini tersisa 94 angkutan umum yang beroperasi di Kota Palu. Pascabencana dan saat ini Covid-19, penumpang angkutan umum semakin berkurang," jelas Sugeng pada TribunPalu.com, Rabu (21/4/2021)

Tak hanya dua faktor tersebut, adanya jasa trasportasi sewa maupun angkutan online juga menjadi faktor berkurangnya taksi.

Sugeng menduga, banyak sopir taksi maupun angkot beralih menjadi sopir angkutan online.

"Dengan begitu banyaknya transportasi publik yang hadir. Masyarakat pun harus memilih. Mau tidak mau, orang akan memilih angkutan yang memberi rasa nyaman," ujar Kepala Seksi Angkutan Dishub Palu.

Angkutan Kota Palu dinaungi empat koperasi yaitu Koperasi Mitra Madani Sejahtera, Tiga Serangkai, Mahapatih, dan Trans Namoni Indonesia

Adapun 94 angkutan beroperasi di Palu dari dua koperasi, Tiga Serangkai dan Koperasi Trans Namoni Indonesia.

"Awal tahun 2017 yang terdata itu hampir 400. Pascabencana di 2018, terjadi pengurangan. Bahkan yang beroperasi seperti yang kita lihat, dapat dihitung dengan jari," tutur Sugeng.(*)

Penulis: Nur Saleha
Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved