Palu Hari Ini
Kurangi Macet, Kasatpol PP Imbau Penjual Tak Buka Lapak di Trotoar
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat PolPP) Kota Palu, Trisno Yunianto mengimbau penjual tidak membuka lapak di trotoar.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha
TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat PolPP) Kota Palu, Trisno Yunianto mengimbau penjual tidak membuka lapak di trotoar.
Dirinya menghimbau, pedagang jangan menggunakan trotoar untuk berjualan.
Hal itu untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di sekitar mereka berjualan.
Karena jika berjualan di atas trotoar, tentunya pembeli akan parkir kendaraan di badan jalan.
"Tidak boleh menggunakan trotoar untuk kegiatan apapun. Siapapun itu, mau penjual takjil dan pedagang lainnya, yang pasti para pedagang itu kami minta untuk mundur dari trotoar," jelas Trisno saat diwawancara TribunPalu.com, Kamis (22/4/2021).
Kata Trisno, imbauan tersebut sesuai dengan perintah Wali Kota Palu Hadianto Rasyid.
Tak hanya imbauan untuk mundurkan lapak dari trotoar, imbauan agar mematuhi protokol kesehatan juga gencar dilakukan oleh PolPP.
"Kalau menjelang sore buka puasa, seputaran Jalan Gajah Mada dan Pasar tua itu pasti macet sekali. Kita tetap himbau tiap hari mulai dari prokes dan jangan menggunakan trotoar," pungkasnya.
Kerumunan Jajanan Buka Puasa
Pusat jajanan kue buka puasa di Kota Palu, Sulawesi Tengah, dipadati warga setiap sore.
Padahal kasus Covid-19 di Kota Palu masuk daerah tertinggi dari daerah lain di Sulawesi Tengah, dengan jumlah kasus 3.144 per tanggal 20 April 2021.
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid berharap, kenaikan kasus Covid-19 di wilayahnya tidak bertahan lama dan bisa turun kembali.
"Kalau diperhatikan saat ini memang ada kenaikan tetapi kita berharap agar penambahan ini tidak terus bertambah," ucap Hadianto Rasyid kepada TribunPalu.com, Rabu (21/4/2021) siang.
Pria kelahiran 10 Juli 1975 itu menyebutkan, untuk mengantisipasi adanya kerumunan di tengah masyarakat.