Breaking News:

Idulfitri 2021 di Sulteng

Pembayaran THR Idulfitri 2021: Ini Cara Menghitung Besaran THR Keagamaan dari Disnaker Sulteng

Besaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan tahun 2021 berbeda-beda setiap pekerja.

TRIBUNPALU.COM/MOH SALAM
Kabid Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Tengah, Joko Pranowo 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Besaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan tahun 2021 berbeda-beda setiap pekerja.

Aturan tersebut tertuang dalam Edaran Menteri Ketenagakerjaan M/6/HK.04.IV/2021 tentang pelaksanaan pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan tahun 2021, bagi pekerja/buruh di perusahaan.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Hubungan Industrial (PHI) dan Pengawasan Ketenagakerjaan (Wasnaker) Disnaker Sulteng Joko Pranowo mengatakan, besaran jumlah THR Keagamaan dihitung sederhana dengan menggunakan rumus.

Bagi pekerja yang bekerja 12 bulan keatas itu diberikan THR dengan besaran satu bulan upah.

Sementara pekerja masih bekerja belum sampai 12 bulan maka diberikan THR secara proporsional melalui hubungan dengan rumus masa kerja dibagi 12 bulan dikali satu bulan upah.

"Terkait dengan besarannya kalau satu tahun keatas ya satu bulan gaji, tapi kalau satu tahun kebawah proposional sesuai dengan masa kerjanya dibagi 12 dikali gaji satu bulan," jelas Joko, Kamis (22/4/2021) sore.

Baca juga: Lurah Lolu Selatan Datangi Rumah Warganya: Imbau Kebersihan Lingkungan

Baca juga: HASIL Final Menpora 2021, Dua Gol Cepat Persija Jakarta Tundukkan Persib Bandung di Paruh Pertama

Baca juga: Atta Halilintar Kena Covid-19 Kedua Kalinya: Besok Mau Kerja ke Solo, Tiba-tiba Positif!

Sedangkan pemberian THR kepada pekerja berdasarkan perjanjian kerja harian maka upah satu bulan dihitung sebagai berikut.

Apabila pekerja dengan masa kerja 12 bulan atau lebih maka upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah diterima 12 bulan terakhir sebelum hari raya Keagamaan.

Untuk pekerja dengan masa kerja kurang dari 12 bulan, maka upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah diterima tiap bulan selama masa kerja.

Sebelumnya pemberian THR Keagamaan tahun 2021 harus diberikan perusahaan kepada pekerja maksimal H-7 sebelum Idulfitri.

"Aturannya itu pemberian THR maksimal H-7 atau kalau sesuai kalender itu sekitar 7 Mei 2021," pungkas Joko. (*)

Penulis: Moh Salam
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved