Senin, 15 Juni 2026

Waktu Telah Lewat 72 Jam, Belum ada Kabar Ditemukannya KRI Nanggala 402 Beserta Para Awak

Proses pencarian KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di laut Bali telah lewat dari 72 jam.

Tayang:
cnn.com
Kapal KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak di selat Bali pada Rabu, 21 April 2021. Hingga saat ini masih dilakukan pencarian oleh pihak terkait, diduga kapal berada di dalam palung. 

TRIBUNPALU.COM - Proses pencarian KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di laut Bali telah lewat dari 72 jam.

Namun belum ada kabar ditemukannya kapal selam dan para awaknya tersebut.

Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Yudho Margono memimpin langsung operasi pencarian kapal selam KRI Nanggala 402.

Kasal memantau pencarian dari atas kapal KRI Dokter Soeharso 990.

Pencarian berlangsung di Perairan Bali.

Proses pencarian juga dipantau oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Baca juga: Bocoran Informasi 4 Nama Striker Incaran AC Milan, Ada Andrea Belotti

Baca juga: Hasil Liga Inggris: Arsenal vs Everton, Blunder Leno Buat Arsenal Tertahan di Papan Tengah

Baca juga: Survei Pilpres 2024 Versi Indometrik: Berpotensi Diikuti 3 Pasang, Paslon Prabowo-Puan Teratas

Panglima TNI memberi motivasi kepada seluruh prajurit yang tengah melaksanakan pencarian dan penyelamatan KRI Nanggala 402.

Kapuspen TNI, Mayjen Achmad Riad menyebut, KRI Nanggala sudah posisi diam, sehingga upaya pencarian dilakukan dengan sonar.

Riad menambahkan, fokus pencarian berpusat di lokasi penemuan titik kemagnetan yang dideteksi oleh KRI Rimau di utara perairan Pulau Bali.

Proses pencarian melibatkan 21 kapal perang Republik Indonesia, termasuk kapal selam KRI Alugoro.

Polri juga mengerahkan empat kapal polisi guna membantu percarian.

KRI Kapal Selam Nanggala hilang kontak di Bali Utara pada Rabu 21 April 2021 pagi saat latihan gabungan penembakan torpedo dan rudal TNI AL.

Kapal selam ini membawa 53 personel prajurit TNI.

Bagaimana perkembangan pencarian KRI nanggala 402 hari ini?

Masih adakah peluang kapal selam berjuluk "monster bawah laut" ini bisa ditemukan?

Lalu bagaimana kebutuhan alutsista dalam negeri saat ini, khususnya angkatan laut?

Respon Prabowo

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan respon atas bantuan yang diberikan oleh Australia dan India dalam pencarian KRI Nanggala 402.

Menteri Perhahanan Prabowo Subianto secara khusus menyampaikan terimakasih kepada negara-negara sahabat yang telah memberikan dukungan dalam proses pencairan kapal selam KRI Naggala 402.

Seperti kita ketahui, KRI Nanggala 402 hilang kontak sejak Rabu 21 April di perairan Bali.

"Atas nama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Australia dalam tragedi hilangnya kontak KRI Nanggala 402 melalui Menteri Pertahanan Yang Mulia @PetterDutton_MP," kata Prabowo melalui akun twitter terkonfirmasi pada Jumat 23 April petang.

Pada twit berikutnya Prabowo Subianto juga menyampaikan terimakasih atas dukungan terhadap pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak kepada Menteri Pertahanan India.

"Kami juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Menteri Pertahanan India H. E. @rajnathsingh dalam proses pencarian KRI Nanggala 402. Semoga mendapatkan hasil yang kita harapkan" katanya.

Seperti kita ketahui hari ini Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mengerahkan 21 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk melakukan pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di perairan Bali pada Rabu 21 April pukul 03.00 dini hari.

"Dari 21 KRI yang kerahkan untuk mencari KRI Nanggala 402 salah satunya adalah kapal selam KRI Alugoro-405. Selain 21 KRI yang melakukan pencarian TNI juga dibantu beberapa kapal dari Polri dan Basarnas,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad saat memberikan keterangan pers mengenai perkembangan pencarian KRI Nanggala-402, di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Bali, Jumat 23 April 2021.

Achmad Riad  menyebutkan, bantuan dalam pencarian KRI Nanggala-402 datang dari beberapa negara sahabat seperti Singapura, Malaysia, Australia dan India. 

Beberapa kapal bantuan dari negara sahabat dalam pencarian KRI Nanggala 402 diantaranya seperti MV Swift Rescue (Singapura), MV Mega Bhakti (Malaysia), HMAS Ballarat dan HMAS Sirius (Australia) serta SCI Sabarmati (India).

Berdasarkan laporan terakhir, KRI Rimau-724 mendeteksi satu titik magnet yang kuat yang diduga lokasi KRI Nanggala 402. 

Selanjutnya TNI menerjunkan KRI Rigel-933 yang memiliki kemampuan sonar bawah laut untuk memastikan temuan KRI Rimau tersebut apakah KRI Nanggala 402 atau bukan.

Berdasarkan informasi dari KRI Rimau-724 tersebut menurut Achmad Riad, saat ini tim melakukan fokus pencarian KRI Nanggala-402 berada di area ditemukannya tumpahan minyak dan deteksi benda bermagnet tinggi. 

Dengan begitu, diharapkan kapal selam KRI Nanggala 402 dapat segera ditemukan.

"Tim TNI AL saat ini masih menanti kehadiran KRI Rigel yang memiliki sonar. Dengan begitu, temuan benda magnet tinggi bisa dipastikan apakah itu kapal selam
KRI Nanggala 402 atau bukan," ujarnya.

Meskipun demikian Achmad Riad tentunya semua wilayah Perairan Utara Bali sedang dilakukan pencarian KRI Nanggala 402 dengan mengerahkan sedemikian banyak peralatan atau kapal yang ada. 

"Mudah-mudahan segala sumber daya yang ada kita kerahkan, bisa mempercepat untuk mengetahui posisi yang pasti KRI Nanggala 402,” ujarnya.

Kapuspen TNI menjelaskan bahwa saat ini KRI Rigel-933 sedang merapat menuju lokasi pencarian KRI Nanggala 402 dan nantinya Panglima TNI bersama Kapolri akan menyaksikan proses pencarian yang dilakukan oleh KRI Rigel. 

"Mudah-mudahan KRI Rigel-933 dalam proses pencariannya bisa memberikan gambaran yang jelas (terhadap lokasi KRI Nanggala 402),” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Achmad Riad menyampaikan bahwa saat ini Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono sudah berada di KRI Soeharso yang turut serta dalam pencarian KRI Nanggala 402. 

"Nantinya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo akan meninjau secara langsung proses pencarian KRI Nanggala-402 yang dilakukan oleh KRI Rigel-933," katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul SUDAH Lewat 72 Jam, KRI Nanggala 402 Beserta Awak Kapal Selam Belum Ditemukan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
Live
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved