Breaking News:

Palu Hari Ini

Rencana DPM-PTSP Kota Palu Gaet Investor: Gencarkan Pameran

Meskipun Pendemi Covid-19, Pemerintah Kota Palu melalui DPM-PTSP berusaha mendatangkan investor baru.

TRIBUNPALU.COM/ALAN SAHRIR
Sekertaris DPM-PTSP Kota Palu Siti Rachmi 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Meskipun Pendemi Covid-19, Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) berusaha mendatangkan investor baru.

Sekertaris DPM-PTSP Kota Palu Siti Rachmi mengatakan, untuk menarik minat para investor datang ke Kota Palu berbagai cara telah dilakukan seperti melakukan promosi yang dua tahun terakhir tidak berjalan.

"Yang pertama yang akan kami lakukan ialah promosi melalui pameran," ucap Siti Rachmi di ruangannya Jl Balai Kota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

"Karena pendemi covid-19 melanda Indonesia khususnya Kota Palu sejak 2020 kami tidak melaksanakan itu," sambung Siti Rachmi.

Baca juga: Update Covid-19 Senin 26 April 2021 di Sulteng: Tambah 39 Kasus Positif, Parigi Moutong Terbanyak

Baca juga: Update Perkembangan Vaksinasi dan Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia, Senin 26 April 2021

Baca juga: Panduan Belajar dari Rumah dan Jadwal Hari Selasa 27 April, Kelas 4 SD Belajar Planet dan Satelitnya

Siti Rachmi menjelaskan, Rancangan Rencana Tata Ruang Wilayah yang saat ini masih dalam tahap revisi juga sebagai bentuk daya tarik bagi investor masuk ke Kota Palu.

"Memang yang dibutuhkan pelaku usaha itu ialah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) itu kan penting biar mereka mengetahui dimana mereka bisa berusaha yang sekarang dalam proses revisi," jelasnya.

Selanjutnya, Siti Rachmi menyebutkan, Wali Kota terpilih Hadianto Rasyid dalam menggaet investor mencanangkan program bebas pajak bagi pelaku usaha di tahun pertamanya.

"Kemudian kami lagi menyiapkan peraturan Wali Kota yang memberikan fasilitas bagi penanam modal yaitu seperti pembebasan biaya masuk, kemudian keringanan bagi pelaku usaha di satu tahun usahanya dia diperbolehkan belum membayar pajak,"

Siti Rachmi menjelaskan, hal itu ditengarai pelaku usaha dalam satu tahun pertamanya masih dalam masa pengembangan.

Halaman
12
Penulis: Alan Sahrir
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved