Kabinda Papua yang Gugur ditembak oleh KKB Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata
Kabinda Papua, I Gusti Putu Danny Nugraha Karya yang gugur ditembak oleh KKB dimakamkan di TMP Kalibata
Pengadangan ini terjadi ketika iring-iringan Satgas BIN dan Satgas TNI-Polri tengah melakukan perjalanan menuju Kampung Dambet.
Kontak tembak keduanya tak terelakan.
Kabinda yang terlibat dalam aksi tembak-menembak pun gugur.
Panglima Kodam XVII/Cendrawasih Mayjen Ignatius Yogo Triyono mengatakan, pelaku diduga anggota KKB pimpinan Lekagak Telenggen.
Pihak TNI kemudian menaikkan pangkat Danny secara Anumerta menjadi Mayor Jenderal.
Kabinda Papua ditembak sekitar pukul 15.30 WIT pada Minggu (25/4/2021)
Atas insiden ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk memburu para pelaku.
KKB Kelompok Lekagak Telengen
Pelaku penembakan Brigjen Putu diduga KKB kelompok Lekagak Telengen.
Sepak terjang KKB Lekagak Telengen memang bukan cerita baru. KKB ini dianggap paling berbahaya di "Segitiga Hitam" Papua.
• Siapa Itu Lekagak Telengen? Pimpinan KKB yang Tembak Mati Kepala BIN Papua
KKB Lekagak Telengen telah beroperasi sejak 2006 silam. Gerombolan ini kerap menebar teror di Kabupaten Puncak.
Seperti kompatriotnya Egianus Kogoya yang memimpin KKB di wilayah Kabupaten Nduga, Lekagak Telengen dan anak buahnya juga cukup licin dan selalu bisa menghindari kejaran aparat TNI dan Polri.
Pada awal tahun ini, tepatnya Jumat (18/1/2019), KKB Lekagak Telengen pernah terlibat baku tembak dengan aparat TNI di Puncak Papua. Dalam insiden itu, satu prajurit TNI gugur.
Menurut beberapa sumber, KKB pimpinan Lekagak Telengen adalah kelompok paling berbahaya di “Segitiga Hitam” Papua.
Istilah “Segitiga Hitam” Papua digunakan untuk merujuk wilayah yang mencakup Kabupaten Puncak, Puncak Jaya, dan Lanny Jaya.