Breaking News:

Vaksinasi Belum Tentu Aman, Prof Wiku Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan dan Tidak Mudik

Meskipun program vaksinasi tengah gencar dilakukan oleh pemerintah, hal tersebut bukan berarti masyarakat bisa aman dari Covid-19.

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Ananda Putri Octaviani
freepik
FOTO ILUSTRASI: Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan vaksinasi bukan berarti aman dari Covid-19. Sehingga, masyarakat diharapkan tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak melakukan mudik lebaran 2021. 

Vaksinasi Belum Tentu Aman, Prof Wiku Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan dan Tidak Mudik

TRIBUNPALU.COM - Meskipun program vaksinasi tengah gencar dilakukan oleh pemerintah, hal tersebut bukan berarti masyarakat bisa aman dari Covid-19.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito membenarkan hal tersebut saat konferensi pers, Selasa (27/4/2021).

"Vaksinasi bukanlah hal ajaib. Sehingga harus tetap menjalankan protokol kesehatan setiap hari," ujarnya.

Hingga saat ini, Indonesia memiliki stok vaksin sebanyak 4,9 juta dosis dari AstraZeneca usai dikirm kembali tadi malam sebanyak 3.8 juta dosis.

"Masyarakat tak perlu khawatir, saat ini kita dapat tambahan vaksin 3,8 juta yang baru tiba semalam. Sehingga stok vaksin dari AstraZeneca saat ini sebanyak 4,9 juta," ujar Prof Wiku.

Baca juga: Kejar Target, Dinkes Palu Wacanakan Vaksinasi Sampai Malam Hari

Baca juga: Update Perkembangan Vaksinasi dan Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia, Senin 26 April 2021

Baca juga: Hal-hal yang Wajib Diketahui Sebelum dan Sesudah Vaksinasi Covid-19, Boleh Minum Obat Jika Demam

Ia juga menyayangkan beberapa kegiatan yang menimbulkan kerumunan justru terdokumentasi dengan baik dan terebar di media sosial.

"Satgas sangat menyayangkan kerumunan yang muncul seperti pendukung salah satu klub sepak bola nasional, dan kerumunan saat peribadatan di bulan Ramadhan," sambung Prof Wiku.

Prof Wiku meminta agar satgas daerah bisa menindak tegas pelanggar protokol kesehatan saat ini.

Lebih lanjut, ia membeberkan prosentase masyarakat yang masih menginginkan mudik sebanyak 7 persen.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved