Breaking News:

Palu Hari Ini

Jelang Belajar Tatap Muka, Dinas Pendidikan Palu: SD-SMP Bentuk Tim Siaga Covid-19

Dinas Dikbud Kota Palu mengeluarkan edaran Prosedur Operasional Tetap (Protap) tatanan kehidupan baru pada satuan pendidikan SD dan SMP.

TRIBUNPALU.COM/MOH SALAM
Peserta didik di SDN 6 Palu sedang mengikuti simulasi proses pembelajaran tatap muka 3 Mei 2021 mendatang 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Palu mengeluarkan edaran Prosedur Operasional Tetap (Protap) tatanan kehidupan baru pada satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kepala Dinas Dikbud Kota Palu Ansyar Sutiadi mengatakan, dalam tatanan hidup baru bersekolah tatap muka di tengah Pandemi Covid-19, seluruh sekolah wajib menyiapkan sarana prasarana sesuai dengan standar protokol kesehatan Covid-19 sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

"Sekolah di Kota Palu baik tingkat SD dan SMP wajib ada sarana prasarana protokol kesehatan saat proses pembelajaran tatap muka dimulai," jelas Ansyar Rabu (28/4/2021) siang.

Sarana prasarana tersebut diantaranya ketersediaan sanitasi dan kebersihan, mampu mengakses fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, Klinik, dan rumah sakit serta memiliki alat pengukur suhu badan.

Baca juga: Kuasa Hukum Munarman Sebut Bahan Berbahaya yang Ditemukan Polisi di Eks Markas FPI adalah Detergen

Baca juga: Alami Kenaikan Signifikan, Ini Daftar 19 Daerah di Indonesia yang Masuk Zona Merah Covid-19

Baca juga: Zona Merah Indonesia Naik Signifikan Jadi 19 Daerah, Ini Daftar Deareah Zona Merah Covid-19

Sementara itu sekolah pun juga menerapkan area wajib menggunakan masker kain atau masker tembus pandang untuk peserta didik dengan disabilitas rungu.

Ansyar pun menekankan, setiap sekolah membentuk tim siaga Covid-19 di sekolah untuk mengatur prosedur operasional tetap (protokol) tatanan kehidupan baru saat proses KBM tatap muka.

"Jadi tugasnya tim ini untuk mengatur mulai peserta didik datang, mengawasi dan mengontrol hingga jam pulang, pokoknya tugasnya itu ada peserta didik misal tidak pakai masker langsung disuruh pakai masker," katanya.

Terakhir ia mengingatkan, Kepala Sekolah agar memasang alat peraga untuk sosialisasi dan edukasi pencegahan COVID-19 untuk warga sekolah.

"Kepala Sekolah buat alat peraga dan spanduk untuk sosialisasi dan edukasi tentang pencegahan penyebaran COVID-19 dan itu dipasang di lingkungan sekolah," pungkasnya.

Sebelumnya sesuai instruksi Kementerian dan Pendidikan dan Kebudayaan, Pemerintah Kota Palu bakal membuka Sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Palu 3 Mei 2021 mendatang.

Proses pembelajaran tatap muka itu bakal dilakukan dengan sangat ketat mengingat penyebaran COVID-19 belum selesai. (*)

Penulis: Moh Salam
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved