Breaking News:

KKB Papua

KKB Dilabeli Teroris Dinilai Sebagai Kebijakan Terburuk Jokowi atas Papua

Ketua Setara Institute, Hendardi menyebut, label teroris yang disematkan kepada KKB sebagai kebijakan terburuk Presiden Jokowi atas Papua.

Editor: Muh Ruliansyah
Instagram/@jokowi
Presiden Jokowi. 

TRIBUNPALU.COM - Ketua Setara Institute, Hendardi menyebut, label teroris yang disematkan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sebagai kebijakan terburuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas Papua.

Seperti diketahui, pemerintah telah melabeli KKB Papua sebagai teroris.

Palebelan tersebut menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk Setara Institute.

Menurut Hendardi, label teroris yang disematkan ke KKB rawan menimbulkan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang serius di Papua.

"Selain kontraproduktif, mempercepat, dan memperpanjang spiral kekerasan, langkah pemerintah juga rentan menimbulkan pelanggaran HAM yang serius," ujar Hendardi dalam keterangan tertulis, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Simpatisan Padati Pintu Gedung Pelantikan Bupati Morut dan Touna, Kerumunan Tak Terhindarkan

Baca juga: Kagum Amien Rais Bikin Partai, Wasekjen Demokrat: Jenderal Malah Pilih Jalan Begal

Baca juga: Heran Munarman Ditangkap, Fadli Zon: Dulu Dia Dekat dengan Polisi dan Pak Tito

Ia menilai, keputusan tersebut menggambarkan ketidakcakapan pemerintah dalam mengelola dan meniti resolusi konflik di Papua.

Selain itu, pelabelan tersebut menunjukkan ekspresi putus asa pemerintah yang tidak kunjung tuntas menangani kelompok perlawanan Papua.

Alih-alih membangun dialog Jakarta-Papua dan mengurangi pendekatan keamanan, pemerintah justru mempertegas pilihan kekerasan bagi penanganan konflik di Papua.

"Sama seperti penamaan KKB yang merupakan produk negara, penamaan sebagai teroris juga dilakukan oleh negara untuk melegitimasi tindakan-tindakan represif dan pembenaran operasi secara massif di Papua," ucap dia.

Hendardi meyakini bahwa pelabelan kelompok perlawanan di Papua tidak akan memutus siklus kekerasan yang telah berlangsung lama dan panjang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved