Breaking News:

Peringatan Hari Kartini 2021

35 Tahun Mengajar, Akademisi Untad: Wisudawan Terbaik Selalu Didominasi Perempuan

Motivasi untuk pemberdayaan perempuan merupakan kunci menggali potensi kaum hawa. 

TRIBUNPALU.COM
Akademisi Universitas Tadulako Nudiatulhuda Mangun 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Motivasi untuk pemberdayaan perempuan merupakan kunci menggali potensi Kaum Perempuan

Hal ini diutarakan Akademisi Universitas Tadulako (Untad) Nudiatulhuda Mangun, Minggu (2/5/2021). 

Wanita akrab disapa Inun menyebut bahwa perempuan Indonesia yang mengenyam pendidikan masih tertinggal dibandingkan laki-laki.

Saat menduduki bangku SMA atau Perguruan Tinggi, kata dia, angka perempuan di sekolah atau kampus berkurang. 

"Selama 35 tahun mengajar, saya melihat semakin tinggi strata pendidikan, jumlah perempuan semakin menurun. Misal SD-SMP jumlah laki-laki dan perempuan relatif sama. Tetapi memasuki SMA jumlah perempuan menurun, apalagi di Perguruan Tinggi," ungkap Inun, Minggu (2/5/2021). 

Baca juga: Ramalan Zodiak Selasa 4 Mei 2021 Taurus Hadapi Biaya Tak Teduga, Cancer Bicara Serius dengan Kekasih

Baca juga: Ikatan Cinta Senin 3 Mei 2021: Al Bahagia Andin Selalu Menemaninya, Elsa Turuti Riki Lagi

Padahal menurut Inun, perempuan memiliki potensi sama dengan laki-laki di segala bidang. 

Bahkan kata dia, lulusan mahasiswa berprestasi di setiap acara wisuda selalu didominasi kaum perempuan. 

"Rata-rata nilai IPK tertinggi berasal dari perempuan. Dalam acara wisuda misalnya, dari semua fakultas di Untad, predikat wisudawan terbaik itu 70-80 persen diraih kaum perempuan," ujar Inun. 

Hanya saja, kata dia, perempuan sering mengalami krisis kepercayaan diri untuk terus melangkah maju. 

Di bidang politik misalnya, jumlah perempuan masih di bawah representasi. 

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu mengatakan, dari 50 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hanya 7 orang perempuan yang menduduki jabatan eselon II. 

"Kebanyakan perempuan tidak percaya diri, selalu merasa cukup dengan kedudukannya. Padahal prestasi di kampus membuktikan mereka punya daya pikir, tidak kalah dengan kaum lelaki. Pola pikir ini mesti dirubah, perempuan harus percaya diri dengan kemampuannya," ucap Inun. (*) 

Penulis: fandy ahmat
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved