Senin, 20 April 2026

Ferdinand Adukan Anies Baswedan kepada Mahfud Md, Surat Aduan Malah Jadi Bahan Tertawaan, Kenapa?

Ferdinand Hutahaean mengadukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md.

tribunnews
Ferdinand Hutahaean dan Anies Baswedan 

TRIBUNPALU.COM - Ferdinand Hutahaean mengadukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md.

Mantan politikus Partai Demokrat ini menyampaikan aduannya melalui sebuah surat.

Meski demikian, surat yang tersebar itu justru menjadi bahan bagi warganet untuk balik menyerang Ferdinand.

Pasalnya, dalam surat tersebut terdapat kesalahan baik nama maupun ejaan.

Semisal penulisan  nama Mahfud MD yang ditulis Mahmud MD, beberapa kali penulisan 'kordinasi' yang seharusnya koordinasi, kemudian penulisan 'repbulik' yang seharusnya republik.

Baca juga: Bocoran Ikatan Cinta 3 Mei 2021: Al Siuman, Roy Beritahu Pelaku dalam Mimpinya, Kalung Elsa Buktinya

Sejumlah warganet pun menertawakan surat tersebut.

"Hahhahaa....gurun sahara di arab, ngawi di jawa tengah, sekarang Repbulik indonesia... Kacau dah," tulis @Andre_andhikaS

"Kok lucu suratnya, tembusan cukup Presiden Republik Indonesia. Titik...... Nama presiden tdk usah disebut," tulis @MasYudiSemut

"Sejak kapan surat resmi dlm tembusan nama presiden disebut nickname/nama panggilan? Seharusnya nama lengkap/resmi," tulis @kartakusumah1

"Typo itu biasanya di satu kata, dan di kata yg berbeda.... Tapi kalau di kata yang sama dengan susunan huruf yang sama persis itu bukan typo....tapi kebiasaan," tulis @justdesimple

Sementara, sejumlah pegiat media sosial juga menyindir surat dari Ferdinand Hutahaen itu.

Baca juga: Siapa Penerima dan Pemberi Zakat? Ini Syarat & Niat Zakat Fitrah, Serta Cara Bayar Online Baznas

Baca juga: Jumlah Besaran Zakat Fitrah Bulan Ramadhan, Bisa dengan Uang dan Beras, Begini Tata Cara Bayarnya

Salah satunya Mustofa Nahrawardaya yang menertawakan surat tersebut.

Sejumlah wargananet lain juga mengeluarkan sindiran yang kerap dilontarkan untuk Ferdinand dengan menanyakan 'SMA lo di mana?'

Sindiran telak juga diberikan pegiat media sosial Geisz Chalifah.

"Dia Seperti berada dalam lumpur hisap makin bergerak makin tenggelam. Semakin tengil semakin keliatan otak dikitnya, bahkan sekedar bikin surat isinya salah melulu, bgmn menulis artikel ilmiah, bgmn pula menulis utk di jurnal. Tapi emang ga mungkin juga sih. Diakan OD. Malu2in," tulisnya

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved