Breaking News:

Densus 88 Belum Ditugaskan ke Papua untuk Tindak KKB, Ternyata Ini Alasannya

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror belum ditugaskan ke Papua untuk menindak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Editor: Ananda Putri Octaviani
Handover
Ilustrasi Tim Densus 88 Anti Teror. 

TRIBUNPALU.COM - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan bahwa tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror belum ditugaskan ke Papua untuk menindak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Padahal sebagaimana diketahui KKB telah resmi dilabeli sebagai kelompok teroris.

"Belum ada (Densus 88 turun di Papua)," ujar Argo saat ditemui di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (5/5/2021).

Argo menyampaikan pihaknya masih belum melakukan penindakan KKB Papua berdasarkan aturan Undang-undang No. 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Hingga saat ini, TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi masih menjadi garda terdepan untuk menangani KKB di Papua.

Menurutnya, Satgas Nemangkawi masih melakukan penegakan hukum di bawah komando dari Asops Kapolri.

"Satgas Nemangkawi TNI dan Polri yang kerja. Untuk hard power kalau melanggar pidana ya akan kami proses," ujar Argo.

Sebelumnya, Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengumumkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai organisasi teroris.

Mahfud mengatakan keputusan pemerintah tersebut sejalan dengan pandangan yang dikemukakan oleh Ketua MPR, Pimpinan BIN, Pimpinan Polri, dan Pimpinan TNI.

Selain itu keputusan tersebut, kata Mahfud, juga sejalan dengan fakta banyaknya tokoh masyarakat, tokoh adat, Pemerintah Daerah, dan DPRD Papua datang kepada pemerintah khususnya Kemenko Polhukam untuk menangani tindak kekerasan yang muncul belakangan ini di Papua.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved