KKB Papua
Bos Besar KKB Papua Menyerah, Bongkar Penyiksaan Terhadap Warga: Hati Kami Menjerit
Belakangan semakin banyak anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang memilih kembali setia kepada NKRI.
TRIBUNPALU.COM - Belakangan semakin banyak anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang memilih kembali setia kepada NKRI.
Bahkan salah satunya bos besar KKB Papua Alex Hamberi yang telah menyerahkan diri dan menyatakan siap kembali ke pangkuan ibu pertiwi.
Di balik kisah tersebut, terbongkar kekejaman KKB yang melakukan penyiksaan terhadap warga.
Ternyata, banyak di antara anggota KKB yang justru menjerit hatinya melihat kekejaman tersebut.
Maka itu, ketika datang Tim Gabungan TNI Polri, serta anggota intelkam yang sengaja mendatangi beberapa kelompok yang terapiliasi dalam KKB Papua, mereka kemudian sempat ragu.
Namun pendekatan Satgas Gabungan TNI Polri membuahkan hasil, ketika dua pentolan berpengaruh dalam KKB Papua turun gunung.
Baca juga: Mudik Dilarang, 85 WN Tiongkok Malah Masuk Indonesia, PKS: Bisa-bisa Negara Kita Disepelekan
Mereka bukan hendak memerangi TNI Polri, tetapi kembali ke pangkuan NKRI.
Maka kisah dan pengakuan para Pentolan KKB Papua Turun Gunung akan sangat menarik untuk disimak.
Bukti tidak semua orang Papua itu ingin merdeka, tetapi pada umumnya mereka bergabung karena terbawa permainan politik kelompok tertentu yang memanfaatkan keluguan mereka dengan kedok berjuang merebut kemerdekaan Papua.
Meski banyak yang membantah, bahkan beberapa aktivitas HAM menuding Indonesia bisa melakukan pelanggaran HAM.
Namun pernyataan itu dimentahkan beberapa fakta baru seputar tindakan KKB Papua.
Hal itu terbukt dengan beberapa Kejahatan teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) dinilai sudah dikenal sejak lama.
Diantaranya, dari membunuh guru, membantai warga, hingga membakar sekolah tempat anak-anak Papua belajar merajut masa depan, sudah lama menjadi berita.
"Ibaratnya sebuah keluarga, para pimpinan teroris Papua itu tak lebih dari jenis orang yang tega menipu anggota keluarga sendiri,” kata Ketua Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI), Nurkhasanah, Jumat (7/5/2021).
Nurkhasanah menunjuk kisah Tenius Tebuni, seorang eks anggota teroris KKB yang bertahun-tahun mengikuti kelompok terror itu melakukan petualangan kriminalnya meneror warga Papua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/tenius-tabuni.jpg)