Breaking News:

Virus Corona di Sulteng

10 Toko di Palu Sudah 3 Kali Kedapatan Melanggar Protokol Kesehatan, Terancam Denda Rp 2 Juta

Satgas Gabungan telah memberikan teguran ke tiga kepada 10 pemilik toko di Kota Palu.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/ALAN
Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Palu Trisno Yunianto 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Selama Operasi Yustisi penegakan Protokol Kesehatan Covid-19 di bulan suci Ramadan 2021, Satgas Gabungan telah memberikan teguran ke tiga kepada 10 pemilik toko di Kota Palu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palu Trisno Yunianto mengatakan, mereka belum memberikan denda Rp 2 juta sesuai Peraturan Wali Kota Palu nomor 9 tahun 2021 tentang perubahan atas peraturan Wali kota nomor 19 tahun 2020.

Di mana peraturan itu mengatur penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

"Satgas gabungan Covid-19 baru memberikan teguran," kata Trisno.

Baca juga: Sudah 99 Warga Palu Meninggal Akibat Corona, Terbanyak Mei 2021

Baca juga: Polda Sulteng Kawal Implementasi Larangan Salat Id dan Pawai Takbiran

Baca juga: Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, Ketua MUI Palu: Kita Kehilangan Sosok Pemberani

Namun, Trisno Yunianto menambahkan, selesai lebaran 10 toko yang telah masuk daftar hitam tersebut akan diberikan sangsi jika masih melanggar.

"Sudah ada 10 yang mendapatkan teguran ke tiga, kalau selesai lebaran masih melakukan hal yang sama (tidak menerapkan protokol covid-19, red,) akan dikenakan denda sesuai Perda yaitu 2 juta rupiah," ucap Trisno Yunianto.

Trisno Yunianto mengatakan, dirinya tidak mengingat dimana saja dan nama toko yang telah mendapatkan teguran ke tiga tersebut.

"Kalau untuk titik dan tempatnya saya lupa di mana saja, tapi yang baru-baru ini di Toko Serba 35, itu kemarin kami kasih sangsi karena kedapatan membandel," ucap Trisno Yunianto

Baca juga: Polisi Bantu Warga Bersihkan Material Banjir Bandang di Desa Beka Sigi

Baca juga: Update Corona Sulteng, 11 Mei 2021: Tambahan 57 Kasus Baru, 22 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Lebih lanjut, Trisno Yunianto mengatakan, sesuai arahan Wali Kota Palu.

Yang menjadi tujuan dari operasi Yustisi ini bukan denda yang akan di kenakan itu.

Tapi, kesadaran dari masyarakat dan pemilik usaha dalam menekan angka kasus Covid-19 di Kota Palu.

"Kami tidak hanya menyasar pemilik usaha saja, tapi perorangan juga kami berikan sangsi nantinya tapi untuk saat ini masih sama yaitu teguran lisan," bebernya

"Sebanyak 50 personil kami turunkan saat melakukan operasi Yustisi," sambung Trisno Yunianto. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved