Apakah Puasa Syawal Harus Dikerjakan Berurutan? Simak Penjelasan Detail dari Ustaz Adi Hidayat

Umat Muslim tengah merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Lalu apa saja yang harus dilakukan saat memasuki bulan Syawal?

bersamadakwah.net
FOTO ILUSTRASI: Puasa Syawal. Ustaz Adi Hidayat memberikan penjelasan mengenai waktu pelaksanaan puasa Syawal. Bolehkan dijeda atau harus berurutan? 

"Nabi memberikan kelonggaran dimulai dari awal Syawal sampai akhir bulan Syawal," ujarnya.

Ia mengatakan tidak ada pembenaran dalam syariat Islam bagi umat Muslim yang menjalankan puasa Syawal sejak 1 Syawal.

Hal ini lantaran pada tanggal itu umat Muslim dianjurkan melaksanakan salat Idul Fitri dan diharamkan untuk berpuasa.

"Tidak dibenarkan puasa Syawal di hari pertama (bulan Syawal), itu hukumnya haram."

"Puasa Syawal itu bisa dimulai hari ke 2 hingga akhir bulan Syawal," sambung Ustaz Adi Hidayat.

Untuk lama bulan Syawal, Ustaz Adi Hidayat mengatakan seluruh bulan hijriah berjumlah 29 atau 30 hari.

Apabila bulan Ramadhan dijalani selama 29 hari, maka bulan Syawal berjumlah 30 hari.

Baca juga: Kesha Ratuliu Umumkan Kehamilan Pertama: Hadiah Idul Fitri Terindah selama Hidupku

Baca juga: 11 Film Layar Lebar Tayang Perdana di Televisi untuk Temani Libur Lebaran Idul Fitri di Rumah Saja

Baca juga: Ucapan Selamat Idul Fitri dari Berbagai Tokoh dan Pejabat: Jokowi, Prabowo, hingga Mahfud MD

FOTO ILUSTRASI: Berpuasa di bulan Syawal selama enam hari sama saja menjalankan puasa selama satu tahun penuh.
FOTO ILUSTRASI: Berpuasa di bulan Syawal selama enam hari sama saja menjalankan puasa selama satu tahun penuh. (Tribun Bogor)

"Tidak ada bulan di penanggalan hijriah itu 31 hari. Kita ambil gampangnya saja.

Bulan Ramadhan 29 hari, sehingga Syawal selama 30 hari," ujarnya saat mencontohkan.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan, jika Rasulullah SAW memberikan kelonggaran kepada umat Muslim untuk melaksanakan ibadah sunah puasa Syawal selonggarnya saja.

Artinya puasa Syawal boleh dijeda ataupun dilaksanakan secara berurutan.

"Silahkan berpuasa Syawal, mau runtut atau dijeda juga silakan," ungkapnya saat menjelaskan kepada jemaah taklim.

Poin penting yang disampaikan oleh Ustaz Adi Hidayat ialah jumlah dari puasa Syawal tersebut.

Bagi umat Muslim yang ingin menjalankan puasa Syawal, maka harus menghabiskan waktu 6 hari.

Baca juga: Laksanakan Salat Idul Fitri di Rumah, Begini Niat dan Cara Melakukannya, untuk Sendiri dan Jamaah

Baca juga: Tips Rekomendasi Mix and Match Baju Koko saat Lebaran Idul Fitri ala Aquin Aldo

Baca juga: Tata Cara Laksanakan Salat Idul Fitri, Lengkap dengan Niat, Bacaan Takbir dan Amalan Sunnah

Ilustrasi mencicipi makanan saat puasa, bagaimana hukumnya
Ilustrasi mencicipi makanan saat puasa, bagaimana hukumnya (urbandigital.id)

"Yang penting enam hari. Mau urut atau enggak itu terserah."

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved