Breaking News:

Aksi Bela Palestina

Israel dan Hamas Setujui Genjatan Senjata, Anwar Hafid: Perjuangan Belum Berakhir

Konflik yang terjadi di jalur Gaza harus dihentikan karena terjadi banyak pelanggaran HAM oleh pihak Israel.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
handover
Anggota DPR RI dari Sulawesi Tengah Anwar Hafid 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Anggota DPR RI dari Sulawesi Tengah Anwar Hafid menilai, Genjatan senjata Israel dengan kelompok Hamas di Palestina adalah angin segar bagi umat Muslim di penjuru dunia.

Hanya saja, Legislator Demokrat itu menyebut penghentian peperangan di daerah itu adalah hal yang penting saat ini.

Sebab, genjatan senjata hanya berlangsung sementara dan berpotensi akan terjadi perang lagi.

"Perjuangan kita belum berakhir, Gencatan senjata tidak akan berdampak besar jika Palestina tidak dijadikan negara yang mandiri dan bebas dari penjajahan serta aneksasi oleh Israel," ucap pria kelahiran 1969 tersebut.

Baca juga: Aksi Bela Palestina di Palu, Massa Tolak Pengalihan Arus Lalulintas

Baca juga: Warga Palu Gelar Aksi Bela Palestina, Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Sementara

Bupati Morowali periode 2007-2018 tersebut menambahkan, konflik yang terjadi di jalur Gaza harus dihentikan karena terjadi banyak pelanggaran HAM oleh pihak Israel.

"Karena telah diamanatkan dalam UUD 1945, yaitu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan," ujar Anwar Hafid.

Ketua Demokrat Sulteng itu berharap, Indonesia sebagai negara sahabat, selalu mendukung kebebasan Palestina.

Sebab, Indonesia sangat berutang budi kepada Palestina.

Kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 pertama kali diakui oleh Palestina dan Mesir.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved