Breaking News:

Genjatan Senjata, Israel dan Hamas Palestina Saling Klaim Kemenangan

Gencatan senjata Israel dan Palestina mengakhiri 11 hari pertempuran yang menyebabkan setidaknya 248 orang tewas di Gaza, termasuk 66 anak-anak.

MAJDI FATHI / NurPhoto / NurPhoto via AFP
Asap tebal membubung dari Menara Jala saat dihancurkan dalam serangan udara Israel di kota Gaza yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 15 Mei 2021. Angkatan udara Israel menargetkan Menara Jala 13 lantai yang menampung media Al-Jazeera yang berbasis di Qatar dan kantor berita Associated Press. Terbaru, Israel membombardir 2 gedung kementerian di Gaza, Minggu (16/5/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Israel dan Hamas sama-sama mengklaim kemenangan setelah pasukan mereka mengakhiri 11 hari pertempuran dengan genjatan senjata antara Israel dan Palestina.

Reuters melaporkan Minggu (23/5/2021), gencatan senjata kedua negara sekaligus mengakhiri 11 hari pertempuran yang menyebabkan setidaknya 248 orang tewas di Gaza, termasuk 66 anak-anak.

Sementara korban luka-luka berjumlah 1.900 orang.

Militer Israel mengatakan seorang tentara Israel serta 12 warga sipil telah tewas, termasuk dua anak-anak. Ratusan orang dirawat karena luka-luka setelah serangan roket Hamas.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan Israel telah merusak kemampuan Hamas untuk meluncurkan rudal di Israel.

Dia mengatakan Israel telah menghancurkan jaringan terowongan Hamas yang luas, pabrik roketnya, laboratorium senjata dan fasilitas penyimpanan, dan menewaskan lebih dari 200 militan, termasuk 25 tokoh senior.

Baca juga: Mahathir Mohamad si Antisemit Tolak Atlet Israel di Malaysia: Anda Tak Dapat Rebut Tanah Orang Lain

Baca juga: Israel dan Hamas Setujui Genjatan Senjata, Anwar Hafid: Perjuangan Belum Berakhir

"Hamas tidak bisa bersembunyi lagi. Itu pencapaian besar bagi Israel," katanya.

"Kami menghilangkan bagian penting dari eselon komando Hamas dan Jihad Islam. Dan siapa pun yang tidak terbunuh tahu hari ini bahwa alteleri kita dapat mencapainya di mana saja, di atas tanah atau bawah tanah."

Klaim kemenangan juga disampaikan Hamas ketika genjatan senjata.

Sementara pimpinan Hamas Ismail Haniyeh menegaskan pihaknya telah memenangkan pertempuran, memberikan perlawanan yang berhasil terhadap musuh yang lebih kuat secara militan dan ekonomi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved