Breaking News:

Tips Memilih Hashtag agar Konten Jualan di Instagram Bisa Viral, Produk Auto Laris

Bagi pengguna Instagram, hashtag bukan lagi suatu hal yang tabu bahkan dianjurkan untuk menggunakannya.

lifestyle.kompas.com
Tips memilih hashtag yang sesuai untuk postingan produk di Instagram 

TRIBUNPALU.COM - Bagi pengguna Instagram, hashtag bukan lagi suatu hal yang tabu bahkan dianjurkan untuk menggunakannya.

Terutama bagi para pebisnis online, hashtag mampu meningkatkan traffic audience.

Seorang Konten Kreator asal Jakarta Victoria Wong mengatakan, jumlah follower merupakan poin penting untuk menentukan hashtag yang akan dipilih.

"Pastikan jumlah hashtag yang kamu pakai sesuai dengan jumlah followersmu," ujarnya dalam keterangan Instagram @victoriawong68.

Ia mencontohkan, apabila memiliki 900 followers maka Anda wajib menghindari penggunaan hashtag yang jumlah postnya sekitar 100 ribu hingga 1 juta.

Kedua, ia mengimbau untuk memastikan isi dan format konten yang akan dipublikasi.

Hashtag yang digunakan harus sesuai dengan isi konten.

Baca juga: Pemerintah Target 900 Pedagang di Pasar Inpres Palu Ikut Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Berlangsung 2 Pekan, Tim Vaksinasi Covid-19 Palu Target Pedagang Pasar Inpres Manonda

Baca juga: Bagaimana Cara Menentukan Target Market saat Berjualan Online? Simak Cara Berikut Ini

FOTO ILUSTRASI: Berjualan di media sosial sudah menjadi hal yang tidak tabu lagi di kalangan masyarakat. Bahkan banyak influencer yang mulai memberikan edukasi berjualan melalui Instagram dan media sosial yang lain. Simak tips jualan di Instagram berikut ini.
FOTO ILUSTRASI: Berjualan di media sosial sudah menjadi hal yang tidak tabu lagi di kalangan masyarakat. Bahkan banyak influencer yang mulai memberikan edukasi berjualan melalui Instagram dan media sosial yang lain. Simak tips jualan di Instagram berikut ini. (Instagram)

"Selain sesuai sama isi konten harus sesuai juga sama format konten," sambungnya.

Lebih lanjut ia mencontohkan, apabila menjual bpakaian anak-anak, maka hashtag yang digunakan harus sesuai dengan target market.

"Jangan hanya pakai #jualanbajuanak saja, tapi pakai hashtag seperti #anakdanibu yang sesuai target market," bebernya.

Halaman
1234
Penulis: Rahman Hakim
Editor: Ananda Putri Octaviani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved