Selasa, 21 April 2026

Info BMKG

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG, Senin 31 Mei 2021: DKI Waspada Hujan Petir Angin Kencang

Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Senin (31/5/2021).

scroll.in
Ilustrasi hujan lebat akibat cuaca ekstrem. Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Senin (31/5/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Berikut ini peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Senin (31/5/2021).

BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk sejumlah perairan di Indonesia.

Dikutip dari BMKG, berikut ini rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia Senin 31 Mei 2021: Jambi Berkabut, Jakarta Berawan Tebal

Bibit  99W terpantau di Samudera Pasifik Timur Filipina dengan kecenderungan intensitas persisten, system ini secara tidak langsung berdampak pada pembentukan daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angina (konvergensi) yang memanjang di perairan Timur Filipina dan di Papua Barat serta daerah pertemuan angina (konfluensi) di Laut Sulawesi, perairan Utara Halmahera dan Filipina bagian Selatan.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah bibit siklon tropis dan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut.

Peningkatan kecepatan angin permukaan yang terinduksi dari keberadaan bibit siklon tropis 99W yaitu di Maluku Utara bagian Utara, Maluku, Papua Barat bagian Barat dan perairan Utara Halmahera hingga Papua yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di perairan tersebut.

Daerah konvergensi terpantau memanjang dari Pesisir Barat Aceh hingga Selat Malaka, di Jambi bagian Barat, di Pesisir Barat Bengkulu, di NTT bagian Timur, dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Tengah, dari Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Timur, dari Teluk Bone hingga Teluk Tomini, di Kep.Aru-Tanimbar dan di Papua.

Daerah pertemuan angin (konfluensi) terpantau di Riau bagian Selatan dan di Selat Malaka.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Aceh

Sumatera Utara

Sumatera Barat

Riau

Sumatera Selatan

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved