Duda Minum Obat Kuat Sebelum Lancarkan Aksinya, Gadis Muda Dinodai di Kebun Tebu hingga Pendarahan
Gadis berusia 19 tahun asal Kecamatan Langkahan, Aceh Utara menjadi korban rudapaksa seorang duda berinisial ZA (35).
TRIBUNPALU.COM - Gadis berusia 19 tahun asal Kecamatan Langkahan, Aceh Utara menjadi korban rudapaksa seorang duda berinisial ZA (35).
Ia dirudapaksa di kebun tebu pada Sabtu (1/5/2021) malam.
Suara rintihan gadis berinisial SR itu memecah keheningan malam dan sontak membuat warga terkejut.
Terungkap sebelum melancarkan aksinya menodai korban, ZA telah meminum obat kuat terlebih dahulu.
SR dan ZA bekenalan lewat handphone. Keduanya pun janjian bertemu di belakang rumah SR.
Tak lama setelahnya, ZA mengajak SR ke kebun tebu.
Baca juga: Ingin Maksimalkan Kinerja, Damkar Banggai Minta Cerai’ dari Satpol PP
Baca juga: Tim Kementerian Perdagangan Survei 3 Pasar di Palu yang Bakal Direvitalisasi
Baca juga: Pasar Ikan Higienis Akan Direvitalisasi Menjadi Pasar Wisata Ikan Laut
Suara SR yang terdengar hingga ke rumahnya membuat ayah SR penasaran dan mendatangi sumber suara.
Alangkah terkejutnya ayah SR ketika melihat putrinya sedang dirudapaksa ZA.
Parahnya lagi, SR mengalami pendarahan hebat akibat digauli paksa duda tersebut dan harus dilarikan ke rumah sakit.
ZA yang telah kepergok pun lari terbirit-birit dan meninggalkan dua bungkus obat kuat di sekitar lokasi.
Tak terima putrinya digauli paksa hingga pendarahan, ayah SR pun melapor ke polisi.
SR pun diringkus Polisi pada Minggu (30/5/2021) di kawasan Simpang Rangkaya, Kecamatan Tanah Luas.
Diberitakan sebelumnya, seorang gadis di Aceh Utara dirudapaksa di belakang rumahnya pada Sabtu (1/5/2021) sekira pukul 22.00 WIB.
Pelaku seorang pria yang baru dikenalnya melalui handphone, sehingga mengalami pendarahan.
Akibat kejadian tersebut gadis berinisial SR (19) mengalami pendarahan hebat.
Baca juga: Meski Tak Sumbang Trofi, 12 Pemain Manchester United Tembus Euro 2020
Baca juga: Masjid Jami Baiturrahman Parimo Bakal Gelar Haul Ke-53 Guru Tua
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kamis, 3 Juni 2021, BMKG : 19 Wilayah Ini Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem