Tak Pernah Ada Niat Nikahi Larissa Chou, Alvin Faiz Sebut Perkawinannya Hasil Paksaan Arifin Ilham
Alvin menuturkan ia menjalani pernikahan dengan Larissa karena dipaksa oleh almarhum Ustaz Arifin Ilham
TRIBUNPALU.COM - Alvin Faiz akhirnya angkat bicara setelah kabar perceraiannya dengan Larissa Chou menjadi konsumsi publik.
Putra sulung almarhum Ustaz Arifin Ilham itu mengaku tak menjalani proses taaruf dengan Larissa Chou.
Tidak hanya itu, ia juga mengaku tak ada niatan menikah dengan mantan istrina tersebut.
Diakui Alvin Faiz, sebelum digugat cerai oleh Larissa Chou, ia sempat memimpikan mendiang ayahnya.
Hal itu sebagaimana ia ceritakan melalui sebuah wawancara yang diunggah di kanal YouTube SCTV belum lama ini.
"Baru seminggu yang lalu saya bermimpi bertemu Abi, di situ saya nangis minta maaf ke Abi," tutur Alvin Faiz dikutip dari kanal YouTube SCTV, Rabu, (2/6/2021).
"Abi saya belum sempurna menjadi suami, menjadi ayah untuk anak saya," lanjutnya dikutip via TribunStyle.com Bantah Jalani Taaruf, Alvin Faiz Sebut Tak Niat Menikahi Larissa Chou
Saat bermimpi bertemu sang almarhum, lantas Alvin pun jadi teringat awal mula terjalinnya hubungan dirinya dengan Larissa.
Baca juga: Alvin Faiz Tegaskan Perpisahannya dengan Larissa Chou Bukan karena Orang Ketiga
Baca juga: Rumor Alvin Faiz dan Larissa Chou Cerai Kian Memanas, Pengadilan Agama Cibinong: Belum Didaftar
Karena menurut Alvin, dari sosok almarhum lah yang membuatnya menikahi Larissa.
Selama ini banyak pihak yang mengatakan Alvin dan Larissa menjalani taaruf sebelum memutuskan untuk menikah.
Namun, itu semua dibantah oleh pria 22 tahun tersebut.
"Sebenarnya kalau saya taaruf itu tidak benar, saya tidak melawati proses itu," ujar Alvin.
Alvin menuturkan ia menjalani pernikahan dengan Larissa karena dipaksa oleh sang Abi.
"Karena saya disuruh, diamanahkan oleh Abi (Ustaz Arifin Ilham), paginya disuruh, kebetulan waktu itu lagi zikir akbar, terus diumumkan di hadapan ribuan jamaah, siangnya diumumkan langsung lamaran," sambungnya.
Dengan tegas, Alvin mengungkapkan bahwasanya kejadian pada kala itu bukanlah proses taaruf.