Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Kelompok KUPS Lore Utara Ikut Kelas Belajar Bersama Petani kopi di Sigi

KUPS asal Desa Alitupu, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso ikuti kelas belajar bersama petani kopi di Desa Dombu Kecamatan Marawola Barat.

Handover
KUPS asal Desa Alitupu, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso ikuti kelas belajar bersama petani kopi di Desa Dombu Kecamatan Marawola Barat Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) asal Desa Alitupu, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso ikuti kelas belajar bersama petani kopi di Desa Dombu Kecamatan Marawola Barat Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

“Di wilayah kami banyak tumbuh kopi utamanya kopi robusta dan sebagian saat ini mulai ada juga kembali menanam jenis kopi arabica, namun banyak petani hanya memanen dan belum mengolah kopi dengan baik” Kata petani kopi Crispinus Parri, Rabu (9/6/2021) siang.

Dia mengungkapkan pembelajaran itu diharapkan semua petani dan KPUS bisa miliki kemampuan dan keterampilan mengolah kopi.

Serta menghasilkan kopi yang memiliki kualitas yang baik dan bisa bersaing di pasaran.

Tak hanya itu, dia juga mengungkapkan para petani harusnya bukan sekedar hanya mengejar jumlah hasil panen kopi saja tapi punya olahan kopi setengah jadi atau siap saji.

Baca juga: Minta Lakukan Tes DNA pada Anak Nadya, Rizky DA Bungkam Soal Hasilnya: Jadi Konsumsi Keluarga Saja

Baca juga: Cek Promo Menarik Bulan Juni di Akai Jaya Motor Palu

Hal itu agar bisa meningkatkan pendapatan kelompok tani.

“Terus terang banyak dari kami petani kopi hanya memanen dan langsung jual dan harganya berkisar Rp.18 ribu hingga Rp 20 ribu saja sementara saya mendengar jika kopi diperhatikan mulai dari pemilihan bibit, menanam, memelihara dan memetik sampai menjadi kopi yang melalui pengolahan yang baik bisa meningkatkan harga jual kopi dan jelas kami menginginkan itu bisa kami lakukan juga,” ungkap Crispinus Parri

Crispinus juga menyampaikan melalui proses pendampingan dilakukan oleh Konsorsium ROA – Bivak serta didukung Balai Perhutanan Sosial Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Sulawesi dan Forest Programme III.

Melalu pendampingan itu, mereka difasilitasi dan dipertemukan serta bisa belajar dengan himpunan petani kopi Kamanuru dari Desa Dombu.

“Kami benar-benar beruntung mendapatkan kesempatan yang sangat berharga bisa belajar bersama dan mempraktekkan langsung mulai proses penyediaan lahan, penyemaian bibit, penanaman hingga pascapanen” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Petani Kopi Kamanuru Desa Dombu, Awaludin mengatakan berbagi informasi dan pengalaman tentang kopi merupakan proses keakraban agar lebih mengetahui olahan kopi.

“Kami dari kelompok begitu bersemangat juga membantu petani-petani yang datang berbagi dan belajar tentang kopi dan ini, tentu akan memperkuat petani tentunya terkait cita-cita dan harapan para petani untuk memiliki kebanggaan terhadap kopi yang mereka hasilkan dan bersaing dipasaran” ungkapl Awaludin (*)

TRIBUNPALU/HANDOVER
KUPS asal Desa Alitupu Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso ikuti kelas belajar bersama petani kopi di Desa Dombu Kecamatan Marawola Barat Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah

Penulis: Nur Saleha
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved