Breaking News:

Fahri Hamzah Rela Jadi Tersangka KPK, Pesan WhatsApp Edhy Prabowo Terbongkar di Persidangan

Nama mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah terseret dalam sidang kasus ekspor benih lobster dengan terdakwa Edhy Prabowo.

Editor: Muh Ruliansyah
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah 

TRIBUNPALU.COM - Nama mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah terseret dalam sidang kasus ekspor benih lobster dengan terdakwa Edhy Prabowo.

Dalam persidangan, terbongkar isi pesan WhatsApp eks Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut.

Salah satu nama yang disebut dalam isi pesan WhatsApp Edhy Prabowo adalah Fahri Hamzah.

Menanggapi hal tersebut, politisi Partai Geloran itu mengaku siap dijadikan tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika ditemukan bukti awal yang valid.

Hal itu disampaikan Fahri Hamzah melalui akun media sosial Twitter pribadinya, @Fahrihamzah, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Politisi Perempuan Nasdem Palu Minta Rusdi-Mamun Lebih Progresif Membangun Sulteng

Baca juga: Legislator Bangkep Minta Rusdi Mastura- Mamun Amir Perhatikan Daerah Tertinggal

Baca juga: BMKG Stasiun Geofisika Kelas l Palu Yakin Rusdi-Mamun Perhatikan Mitigasi Bencana

Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu menyatakan dirinya tidak akan lari asalkan diberi hak untuk membela diri.

"Demi kepastian hukum,
Saya bukan saja harus mau tapi harus rela jadi tersangka @KPK_RI jika itu hasil sebuah penemuan bukti awal yang valid. Gak usah takut, saya gak akan lari. Ini tanah tumpah darah saya. Asalkan saya diberi hak membela diri secara terbuka di depan mahkamah," tulis Fahri.

Kronologi Fakta Persidangan

Nama Fahri Hamzah dan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin, disebut dalam sidang perkara korupsi izin ekspor benur.

Dikatakan, Fahri Hamzah diduga 'menitipkan' perusahaan untuk terlibat dalam budidaya lobster.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved