Mengenal Lebih Dekat, Apa Itu Influencer? Intip Penjelasan dan Jenis-jenisnya Berikut Ini

Influencer adalah orang yang memiliki kekuatan untuk memengaruhi sebuah keputusan orang lain

Shutterstock
FOTO ILUSTRASI: Influencer yang memiliki pekerjaan di media sosial untuk mempengaruhi audiensnya. 

Mengenal Lebih Dekat, Apa Itu Influencer? Intip Penjelasan dan Jenis-jenisnya Berikut Ini

TRIBUNPALU.COM - Di era digitalisasi saat ini, profesi influencer kian hari kian menggiurkan.

Mereka bisa mendapatkan penghasilan hanya dari media sosial saja.

Bisa dari endorse, iklan, panggilan sebagai pembicara dan lain sebagainya.

Harga yang ditawarkan juga cukup tinggi.

Bahkan influencer yang sudah memiliki nama dan pengikut yang banyak, bisa mendapatkan uang puluhan juta sekali memposting di media sosial.

Lalu apa itu influencer?

Baca juga: Apa Itu Self Gaslighting? Berikut Ciri-ciri dan Solusi untuk Mengatasinya

Pengertian Influencer

Dilansir dari laman Influencer Marketing Hub, seseorang dikatakan sebagai influencer jika ia memiliki kekuatan untuk memengaruhi sebuah keputusan orang lain dalam membeli sebuah produk atau melakukan suatu tindakan.

Hal itu didasari atas otoritas, pengetahuan dan posisi influencer dengan para pengikutnya.

Tolak ukur ini juga bergantung pada niche atau topik yang sering dibawakan oleh influencer tersebut.

Seorang influencer tidak hanya menjadi alat untuk memasarkan produk di media sosial saja, melainkan juga aset hubungan sosial dengan brand-brand tertentu.

Influencer di Media Sosial 

Dalam laporan We Are Social yang disebutkan dari artikel Influencer Marketing Hub, pada Januari 2019 terdapat sekitar 3,500 miliah orang yang aktif dalam menggunakan media sosial.

Ini menandakan jika 45 persen populasi di dunia telah menggunakan media sosial.

Sehingga mereka akan membutuhkan mentor atau influencer untuk membimbingnya dalam melakukan segala kegiatan di media sosial.

Baik itu pada sata membeli sesuatu atau melakukan tindakan-tindakan tertentu.

Influencer di media sosial diartikan sebagai orang yang sudah membangung reputasi tentang keahliannya di bidang tertentu.

Mereka akan membuat konten dengan topik yang sesuai dengan dirinya di sosial media, sehingg akan mendatangkan banyak pengikut yang antusias terlibat dalam postingannya di media sosial.

Baca juga: Apa Itu Pomodoro? Kenali Lebih Dekat Cara Mengatur Waktu yang Baik

Jenis-jenis Influencer

1. Berdasarkan Jumlah Pengikutnya

a. Mega Influencer

Mega ifluencer adalah seseorang yang memiliki jumlah besar pengikut di jejaring sosial mereka.

Meskipun tidak ada aturan pasti tentang batas berbagai jenis pengikut, umumnya mega influencer memiliki lebih dari 1 juta pengikut di setidaknya satu platform media sosial.

Mega influencer rata-rata adalah selebritas yang memperoleh ketenaran secara offline, misalnya bintang film, olahragawan, musisi, bahkan bintang reality show televisi.

b. Makro Influencer

Makro influencer berada di bawah mega influencer, dan mungkin lebih mudah diakses sebagai pemasar influencer.

Seseorang dengan pengikut kisaran antara 40.000 dan 1 juta di jejaring sosial sebagai pemberi pengaruh makro influencer.

Kelompok ini terdiri dari dua jenis, yakni selebritas kelas B, yang belum berhasil mencapai puncaknya.

Atau pakar daring yang sukses, yang telah membangun pengikut yang lebih signifikan daripada pemengaruh mikro yang khas.

Namun, Anda harus berhati-hati dengan influencer tingkat ini.

Ini adalah kategori yang paling mungkin terlibat dalam penipuan, beberapa hanya mencapai posisi mereka berkat pengikut yang telah mereka beli.

Baca juga: Apa Itu Khitbah? Berikut ini Pengertian, Hukum, Jenis dan Perbedaannya dengan Tunangan dalam Islam

c. Mikro Influencer

Mikro influencer adalah orang-orang biasa yang telah dikenal karena pengetahuan mereka.

Bukan hanya jumlah pengikut yang menunjukkan tingkat pengaruh, karena itu ada hubungan dan interaksi yang dimiliki influencer mikro dengan pengikutnya.

Beberapa mikro influencer senang mempromosikan merek secara gratis.

Terlepas dari harganya, influencer mana pun tidak mungkin menginginkan keterlibatan dengan merek yang "tidak sesuai" untuk audiens mereka.

d. Nano Influencer

Nano influencer merupakan orang-orang yang hanya memiliki sedikit pengikut, tetapi mereka cenderung ahli dalam bidang yang tidak jelas atau sangat terspesialisasi.

Mereka memiliki kurang dari 1.000 pengikut, tetapi mereka akan menjadi pengikut yang tertarik dan bersedia untuk terlibat dengan nano influencer.

2. Berdasarkan Jenis Konten yang Disajikan

a. Blogger

Blogger dan influencer di media sosial (terutama micro-blogger) memiliki hubungan paling otentik dan aktif dengan penggemar mereka.

Beberapa blog sangat berpengaruh di internet.

Jika seorang blogger populer secara positif menyebutkan produk dalam sebuah postingannya, itu dapat menyebabkan para pendukung blogger ingin mencoba produk tersebut.

Baca juga: Apa Itu Personal Branding? Kenali Cara Jitu untuk Mempromosikan Diri Sendiri Berikut Ini

b. YouTuber

Jenis konten lain yakni video.

Sebagian besar orang-orang membuat situs mereka sendiri di Youtube.

Selain itu, beberapa merek sering disejajarkan atau disebut ketika membuat sebuah konten di Youtube.

c. Podcast

Podcast merupakan bentuk konten online yang relatif baru dan semakin populer.

Saat ini telah banyak orang-orang yang membuat konten podcast di media sosialnya.

Sama seperti halnya Youtuber, beberapa merek sering disejajarkan atau disebut ketika membuat sebuah konten podcast.

d. Hanya Posting Sosial

Banyak influencer ditemukan di semua saluran media sosial, namun beberapa tahun terakhir ini yang paling populer adalah Instagram.

Influencer membuat postingan mereka dengan gambar yang menakjubkan dan diselingi dengan kata-kata yang mampu menarik minat pengikutnya di Instagram.

Baca juga: Apa Itu Ngunduh Mantu? Simak Pula Rangkaian Prosesi di Saat Pesta Pernikahannya

3. Berdasarkan Tingkat Pengaruh Terhadap Audiens

Tingkat pengaruh yang paling kuat biasanya pada selebriti.

Beberapa bisnis produk ternama menemukan bahwa penjualan mereka biasanya naik ketika seorang selebriti mempromosikan atau mendukung produk mereka

Pakar industri dan juga seperti jurnalis juga dapat dianggap sebagai influencer dan memegang posisi penting untuk beberapa merek.

Pemimpin industri sering mendapatkan rasa hormat karena kualifikasi, posisi, atau pengalaman mereka tentang topik keahlian mereka.

Selain itu, orang-orang dengan pengaruh rata-rata di atas audiens juga bisa disebut sebagai influencer.

Mereka memiliki keterampilan komunikasi dan keterlibatan terbaik dengan audiens mereka.

Jumlah pengikut mereka sangat tergantung pada bidang keahlian yang dimiliki.

Namun, Anda akan menemukan bahwa orang-orang ini memiliki pengikut yang sangat tinggi dibandingkan dengan orang lain di lingkup mereka.

(TribunPalu.com/Hakim)

 
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved