Breaking News:

Palu Hari Ini

Hadiri Mubes KAMMI Palu, Hadianto Minta Mahasiswa Fokus Kuliah

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menghadiri pelantikan sekaligus Musyawarah Besar (Mubes) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/ALAN
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menghadiri pelantikan sekaligus Musyawarah Besar (Mubes) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menghadiri pelantikan sekaligus Musyawarah Besar (Mubes) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Kegiatan digelar di Aula Kantor Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Jl Prof Moh Yamin, Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (19/6/2021) siang.

Hadianto Rasyid berpesan kepada mashasiswa yang hadir agar dapat menyelesaikan masa studinya dengan baik.

Sebab, tongkat estafet kepemerintahan Kota Palu selanjutnya beda di anak muda.

Baca juga: Festival Vaksin, Pemkot Palu Dapat Bantuan Jarum Suntik Vaksin dari Perusahaan Alkes

"Bagaimana mempersiapkan diri yang baik, yaitu kuliah sebaik-baiknya, jalani jurusan yang sudah kita pilih dan dalami dengan sebaik-baiknya, persiapkan diri kalian, jangan ikut demo terus," kata Hadianto Rasyid

Hadianto Rasyid menambahkan, Kota Palu butuh generasi muda yang kreatif dan inovatif.

Hal itu guna membangun Kota Palu yang lebih baik dan modern.

"Kalau kalian tidak mempersiapkan diri dengan baik siapa lagi yang akan di harapkan," ujarnya

Hadianto Rasyid menuturkan, Pemkot Palu siap memberangkatkan 1.000 orang untuk bekerja di Jepang dan Korea Selatan.

Baca juga: Dilaporkan ke KPI Karena Meresahkan, Tiara Marleen Minta Stasiun TV Tak Undang Denise Chariesta

Olehnya, Hadianto Rasyid berharap agar kiranya pengurus KAMMI dapat berlomba-lomba untuk bisa menunjukkan diri sehingga bisa bekerja di luar negeri.

"Pemkot Kota Palu bulan Januari itu sudah terpenuhi 1000 pekerja ke Jepang dan Korsel minimal ijazah SMA," ujar Hadianto

Suami Diah Puspita itu menerangkan, setiap calon pekerja yang akan diberangkan akan diberikan pelatihan bahasa maupun skill selama tiga bulan.

Dan semua tidak dipungut biaya sepeserpun.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved