Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Masyarakat Katu Poso Minta Lepaskan Tanah Leluhur Seluas 8.565 Hektare dari Kawasan TNLL

Masyarakat di Desa Katu, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso melakukan demonstrasi di depan Kantor Gubernur dan DPRD Sulawesi Tengah.

Penulis: Moh Salam | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/MOH SALAM
Massa aksi dari Masyarakat Katu Kecamatan Lore Tengah Kabupaten Poso, melakukan demonstrasi di depan Kantor DPRD Provinsi Sulteng,  Rabu (23/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Masyarakat di Desa Katu, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso melakukan demonstrasi di depan Kantor Gubernur dan DPRD Sulawesi Tengah, Rabu (23/6/2021) siang.

Mereka menutut pemerintah melepaskan tanah leluhur seluar 8.565 hektare dari kawasan taman Nasional Lore Lindu (TNLL).

Diketahui, sejak tahun 1977 Pemerintah Indonesia telah menetapkan kawasan Lore Kalamanta sebagai Cagar Alam Biosfir UNESCO.

Koordinator lapangan Reinaldi Pantoli mengungkapkan,  aksi kali ini merupakan akumulasi dari kejadian-kejadian setelah 1977.

Ia mengatakan,  tuntutan masyarakat Katu secara garis besar untuk melepaskan wilayah kelola masyarakat Katu seluas 8.565 hektare dari Kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).

"Kami jadi ragu dan was-was menggarap lahan karena keberadaan TNLL  mengklaim seluruh tanah leluhur kami di Desa Katu," ungkap Korlap Reinaldi, Rabu (23/6/2021).

Baca juga: Satgas Madago Raya Salurkan Paket Sembako pada Warga di Wilayah Operasi

Baca juga: Pemkot Palu Pilih Duta Baca untuk Tingkatkan Minat Baca Generasi Muda

Reinaldi juga menyampaikan beberapa tuntutan dari masyarakat Katu.

Antara lain Pemerintah harus membangun irigasi persawahan dan percetakan sawah baru di desa Katu.

Selain itu juga meminta pemerintah memberikan input pertanian dan pengetahuan petani.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved