Morowali Hari Ini
Dari Fadrun hingga Lidya, Kisah IMIP Harapan Mengubah Wajah Indonesia
Meski mengalami keterbatasan fisik, sejak 2017 ia sudah bekerja di kawasan industri tersebut.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, MOROWALI – Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, bukan hanya soal smelter dan nikel, Sabtu (6/9/2025).
Di balik hiruk pikuk mesin dan industri berat, ada kisah sederhana yang menyimpan harapan.
Fadrun, warga Desa Padabaho, Bahodopi, menjadi salah satunya.
Meski mengalami keterbatasan fisik, sejak 2017 ia sudah bekerja di kawasan industri tersebut.
“Saya kerja di catering, Pak, bagian pembungkusan nasi,” kata Fadrun saat dikonfirmasi Via Whatssap, Rabu (13/8/2025).
Baca juga: Verna Inkiriwang: Partai Politik Harus Aktif Dorong Kemajuan Daerah
Kisah lain datang dari Lidya Eka Saputri.
Perempuan berusia 29 tahun itu bekerja sebagai operator hoist crane sejak 2018.
“saya ditraining sekitar 3 bulan, hingga lalu bisa mengoperasikannya. Kami naik ke kabinnya, dan ditunjukan komponen ala di mesinnya. Di awal susah, tetapi lama-kelamaan bisa" ucapnya dilansir dari situs imip.co.id.
Selain gaji bulanan dan tunjangan untuk anaknya, Lidya merasakn kemudahan mendaptakan cuti haid dan cuti melahirkan.
Direktur Komunikasi PT IMIP, Emilia Bassar, menegaskan perusahaan memberi ruang kerja bagi penyandang disabilitas.
“Kita pekerjakan kaum disabilitas di bagian tertentu, kami tempatkan khusus,” ujar Emilia saat media tour, Juli 2025.
Hal serupa ditegaskan Direktur Operasional PT IMIP, Irsan Widjaja.
Baca juga: Pembangunan Puskesmas Talise Masuk Tahap II, Total Anggaran Rp 5 M
Menurutnya, IMIP memiliki data resmi yang mencatat pekerja dengan kebutuhan khusus.
Kawasan IMIP sendiri mulai dibangun pada 2013 melalui kerja sama Tsingshan Group dari Tiongkok dengan PT Bintang Delapan Group dari Indonesia.
| BPJS Ketenagakerjaan Morowali Edukasi Pendaftaran Pekerja Secara Menyeluruh Kotak Masuk |
|
|---|
| BPJS Ketenagakerjaan Morowali Edukasi Perusahaan Tak Patuh, Gandeng APH Tekan Pelanggaran |
|
|---|
| BPJS Ketenagakerjaan Morowali Tekankan Peran Media dalam Edukasi Pekerja |
|
|---|
| Makmur: Banyak Pekerja Morowali Belum Paham Jaminan Sosial Ketenagakerjaan |
|
|---|
| BPJS Ketenagakerjaan Morowali Ajak Media Sebarkan Informasi Jaminan Sosial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000465346jpg.jpg)