Tanda-tanda Pasien Covid-19 yang Harus Diwaspadai Saat Isolasi Mandiri dan Harus Segera ke RS
Namun, belakangan, muncul laporan pasien Covid-19 meninggal dunia ketika isolasi mandiri, lantaran kondisinya memburuk tanpa sempat tertangani dengan
"Karena kalau dingin, biasanya (nilai saturasi di oxymeter) lebih turun. Dan, pastikan 10 jarinya diperiksa, untuk memastikan apakah memang (saturasi oksigen) rendah," jelasnya.
Hafiz menyerukan pasien Covid-19 yang mengalami tanda-tanda kegawatan agar segera ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.
"Yang namanya kegawatan, apa pun yang terjadi harus dilaporkan, dan pasien harus mendapatkan pelayanan yang lebih, dibawa ke faskes terdekat," kata dia.
Tak perlu memikirkan antrean panjang atau merasa pesimistis tak akan dilayani begitu menyerahkan diri ke fasilitas kesehatan, semisal rumah sakit, yang saat ini memang dalam kondisi hampir kolaps.
Kegawatan hanya dapat ditangani dengan baik di fasilitas kesehatan.
"Walaupun ketika datang ke sana, dengan kondisi saat ini, kita harus legowo dengan keribetan dan penuhnya pasien. Tetap saja semua kegawatan harus kita bawa ke faskes terdekat," lanjut Hafiz.
Apabila saat isolasi mandiri merasa saturasi oksigen turun namun gejalanya tak memburuk, pasien Covid-19 bisa melakukan penanganan sementara dengan memakai tabung oksigen pribadi.
Namun, hati-hati, karena di balik gejala yang biasa-biasa saja, ada risiko happy hypoxia yang mengintai.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa Saja Tanda-tanda Pasien Covid-19 Memburuk yang Harus Diwaspadai Saat Isolasi Mandiri?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/petugas-dinas-kesehatan.jpg)