Breaking News:

Robert Albert Siapkan Program Khusus Bagi Pemain Persib Bandung setelah PPKM Darurat Rampung

ak membuang-buang waktu untuk mempersiapkan timnya menghadapi Liga 1 2021, pelatih kelahiran Belanda ini akan langsung melanjutkan persiapan tim

Penulis: Bobby W | Editor: Bobby Wiratama
PERSIB.co.id/Rivan Mandala
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts memimpin sesi latihan Sabtu (8/6/2019) 

TRIBUNPALU.COM - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts seakan sudah satu langkah di depan dalam menyiapkan timnya setelah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berakhir, 20 Juli 2021 mendatang.

Tak membuang-buang waktu untuk mempersiapkan timnya menghadapi Liga 1 2021, pelatih kelahiran Belanda ini akan langsung melanjutkan persiapan yang sempat tertunda. 

Sebelumnya, Di masa PPKM Darurat, 3-20 Juli 2021, Persib Bandung memberlakukan program latihan mandiri untuk seluruh para pemainnya.

Hal ini dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

"Tentunya, rencana saya adalah untuk bisa kembali menggelar latihan bersama," kata Robert seperti yang dikutip Tribunpalu.com dari laman ofisial Persib. 

Berkenaan dengan pandemi Covid-19, Robert berharap, masa PPKM akan membuat kondisi kesehatan dan keamanan di Bandung lebih baik.

Pasalnya, ia ingin menggelar latihan bersama tanpa disertai kekhawatiran terinfeksi virus Corona terhadap para pemainnya.

Baca juga: Liga 2 Resmi Ditunda Imbas Mundurnya Jadwal Liga 1, PT LIB Surati Klub-klub yang Berpartisipasi

Baca juga: Isi Waktu di Masa PPKM Darurat, Kiper Persib Bandung Made Wirawan Geluti Hobi Pelihara Kura-kura

"Nanti ketika PPKM ini berakhir, kami akan langsung kembali berlatih bersama secara normal dan di dalam situasi yang juga normal," harapnya.

Cara isi Waktu Luang PPKM Darurat Pemain Persib Bandung

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat kegiatan di luar rumah menjadi sebuah pantangan.

Alhasil, banyak masyarakat yang mengalami rasa jenuh karena harus menghabiskan aktifitasnya hanya di dalam rumah.

Karena hal tersebut, muncul beberapa kiat yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia untuk mengisi waktu luang yang ada agar tidak jenuh.

Satu di antara kiat anti bosan itu dibagikan oleh kiper Persib Bandung, I Made Wirawan.

Ia punya kesibukan lain selama PPKM Darurat saat ini, yaitu memelihara kura-kura untuk mengisi waktu sekaligus pelepas rasa jenuh.

Hobi barunya itu sudah dijalani sejak beberapa bulan belakangan. Bahkan, hewan peliharaannya tersebut kini sudah tumbuh dan membesar.

Baca juga: Liga 2 Resmi Ditunda Imbas Mundurnya Jadwal Liga 1, PT LIB Surati Klub-klub yang Berpartisipasi

Baca juga: Rumor Transfer Liga Inggris: Haaland Belum Jelas, Kini Chelsea Ditolak Si Anak Hilang

"Awal pelihara kura-kura saat mulai pandemi yang sebelumnya kemerin itu, lanjut sampai sekarang dan udah gede juga," kata kiper bernomor punggung 78 tersebut.

Selain merawat kura-kura, Made mengaku selama PPKM Drurat ini banyak hal lainnya yang bisa dilakukan. Kegiatan di rumah itu pun ternyata membuat waktu dengan anak-anaknya lebih banyak dan produktif.

"Kegiatan lainnya di rumah, nyuci sepatu sama anak, apalah yang jarang kita kerjain, sekarang kita kerjain dulu. Nyari kegiatan lainnya yang bisa dilakukan bersama anak-anak juga," ungkapnya.

Dengan begitu, ia pun bisa membantu menjaga sang buah hati ketika istri sedang sibuk melakukan pekerjaan rumah lainnya.

"Jadi sekarang lebih banyak ngasuh anak jadi tahu bagaimana repotnya istri di rumah saat ngasuh anak," ucapnya.

Liga 2 Ikut Ditunda

Sementara itu, Tertundanya kompetisi Liga 1 akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat akhirnya berimbas pula pada jadwal Liga 2.

Hal ini disampaikan lewat surat yang bernomor 127/LIB-KOM/VII/2021 dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang ditujukan kepada semua klub peserta Liga 2 2021.

Isi surat itu menegaskan bahwa pelaksanaan Liga 2 2021 akan mengalami penyesuaian jadwal sebagai akibat penundaan jadwal kompetisi Liga 1 2021/2022.

Dalam surat yang dikirim pada Rabu malam (7/7/2021) tersebut juga disebutkan bahwa keputusan penyesuaian jadwal kompetisi Liga 2 2021 disampaikan berdasarkan surat dari Ketua Satgas Nasional Penanganan Covid-19 tentang penundaan Liga 1 2021/2022 dan Liga 2 2021.

Hasil ini juga mempertimbangkan pernyataan dari press conference yang dilakukan oleh LIB terkait penundaan kompetisi Liga 1 2021/2022 dan Liga 2 2021 pada 29 Juni 2021 lalu.

“Bahwasannya kita semua harus mengikuti anjuran dari pemerintah. Semua dipertimbangkan berdasarkan alasan kemanusiaan pada situasi pandemi covid-19 saat ini. Karena itu PSSI dan LIB memundurkan jadwal kompetisi. Termasuk Liga 2 2021,” jelas Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Liga 1 Kembali Ditunda, dr Tirta: Gak Usah Takut, Warga Sudah Sadar IGD Penuh

Baca juga: Tak Masuk dalam Rancangan Skuad Persib Bandung, Gian Zola Dimasukkan ke Daftar Pemain Disewakan

Lebih lanjut Sudjarno juga menginformasikan bahwa diperkirakan untuk Liga 2 2021 akan dimulai pada awal September 2021. 

“Dalam hal ini kami akan terus berkoordinasi dengan semua klub Liga 2 dan juga akan selalu berkomunikasi dengan Ketua Satgas Nasional Penanganan Covid-19. Kami juga memohon dukungan dari masyarakat bahwa kompetisi Liga 2 2021 tetap digelar tanpa penonton dan akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tambahnya.

Update Bursa Transfer Persib Bandung

Kedatangan dua gelandang tangguh Marc klok dan Mohammed Rashid berhasil menambal kebutuhan Persib Bandung yang kehilangan Omid Nazari 

Otomatis, dapat dipastikan satu tempat inti yang ditinggal Omid bisa jadimilik keduanya di starting eleven pada Kompetisi Liga 1 2021/2022.

"Kehilangan pemain dari musim lalu (Omid Nazari) sudah kami atasi, karena ada dua pemain berkualitas seperti Rashid dan Marc. Tentunya kehadiran mereka menambah kekuatan di lini tengah kami," sebut pelatih Persib Bandung, Robert Alberts seperti yang dikutip Tribunpalu.com.

Kedatangan Klok dan Rashid ini pun membuat stok lini tengah Persib Bandung menjadi terlalu gemuk.

Hal ini terjadi mengingat Maung Bandung masih memiliki nama Dedi Kusnandar, Abdul Aziz, Gian Zola, Beckham Putra, dan Syafril Lestaluhu.

Kelebihan stok gelandang tengah yang melimpah inipun mendorong Robert untuk meminjamkan gelandang muda di tim ke klub lain guna mendapatkan jam terbang.

Baca juga: Pemain Baru Persib Asal Palestina, Mohammed Rashid Minta Bobotoh Ikut Patuhi PPKM Darurat

Paling santer dikabarkan untuk hengkang sementara waktu adalah Gian Zola.

Zola masih harus mengejar ketertinggalannya kembali ke performa terbaik pasca mendapatkan cedera serius di kakinya akibat kecelakaan.

Tentunya Robert terbuka bagi klub peminat Zola untuk mendiskusikan peminjaman.

"Zola sempat absen dalam waktu yang lama karena cedera yang serius dan tentu sulit bagi Zola untuk mendapat tempatnya jika melihat pemain-pemain yang tersedia. Jika ada ketertarikan dari klub lain untuk meminjam pemain kami, dan kami bisa membantu pemain tersebut mendapat menit bermain lebih banyak. kemudian kembali ke level kompetitif, tentunya kami membuka ruang untuk berdiskusi dengan klub tersebut," beber Robert.

Akan baik bagi karir Zola andai bisa mendapatkan banyak menit bermain di kompetisi nanti dengan opsi peminjaman. Dirinya bisa kembali ke tim untuk mendapatkan lagi posisinya di tempat utama.

"Untuk Zola dalam hal ini, jika ada klub (tertarik meminjam) itu bagus bagi Persib. Karena ketika masa peminjaman sudah selesai, pemain sudah mulai sering bermain dan siap untuk mendapat posisinya di tim lagi," tandasnya.

Persib Perkenalkan Marc Klok

Sebelumnya, langkah Persib Bandung di bursa transfer beberapa waktu lalu pun menjawab teka-teki klub mana yang akan dibela Marc Klok.

Pemain yang mendadak pamit dari Persija Jakarta itu berlabuh ke rival bebuyutan, Persib Bandung.

Pengumuman masuknya Marc Klok sebagai pemain anyar Maung Bandung disiarkan akun media sosial, instagram resmi Persib, Rabu (30/6/2021).

Dilansir Tribun Jabar, pada unggahannya yang disertai animasi itu, akun Persib menyebut soal kisah menghilangnya seseorang yang kemudian ditunggu dan dicari.

Tiba-tiba, seseorang itu muncul di Jawa Barat . Animasi itu kemudian memperlihatkan sosok kartun mirip dengan Marc Klok.

Akhir video itu diakhiri dengan kalimat penutup.

"Wilujeng sumping (Marck Klok)," tulis akun itu.

Postingan itu kemudian dibanjiri netizen.

Akun resmi Telkomsel bahkan menulis komentar pertama.

"Welcome @marcklok," tulis akun resmi Telkomsel yang bercentang biru.

Namun, kepastian Marc Klok gabung Persib Bandung belum bisa dipastikan karena manajemen belum mengumumkan secara resmi.

Sebelumnya, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono tidak menampik kualitas Marc Klok.

"Iya saya tahu dia pemain bagus," kata Teddy Tjahjono dikutip dari Kompas.com, Kamis (24/6/2021).

Dia juga tidak menampik bahwa Persib Bandung masih membuka peluang penambahan pemain untuk memperkuat Maung Bandung di Liga 1 dan terdekat Piala Wali Kota Solo.

"Seperti saya bilang sebelumnya, selama masa pendaftaran pemain belum tutup, masih terbuka untuk tambahan (pemain baru)," kata Teddy.

Nah, soal rumor hengkangnya Marc Klok dari Persija Jakarta dan hengkang ke Persib Bandung, dia tidak membantah namun belum ada arah kesana.

"Ada-ada lagi nih, belum ada pembicaraan. Masih ada waktu," kata Teddy.

Mimpi Marc Klok bisa Terlibat El Classico Indonesia

Laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta selalu dinantikan pecinta sepakbola tanah air.

Bukan hanya soal konflik kedua suporternya, Bobotoh untuk Persib Bandung dan The Jak Mania untuk Persija Jakarta saja, laga keduanya juga sarat gengsi.

Kerap kali laga itu diwarnai kartu kuning, bahkan kartu merah. Seringkali juga laga itu diwarnai intrik hingga psywar.

Selain itu, atmosfer pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta di bangku penonton yang selalu bergemuruh, dirindukan banyak pihak, termasuk Marc Klok yang baru merasakan laga El clasico Indonesia pada Piala Menpora.

Hal itulah yang dimimpikan gelandang Persija Jakarta, Marc Klok, yang memutuskan hengkang dari Persija Jakarta. Marc Klok, sempat diturunkan melawan Persib Bandung di dua laga final Piala Menpora.

Di Piala Menpora, Persija keluar sebagai juara. Namun, laga sarat gengsi itu tidak dihadiri penonton karena situasi Pandemi Covid-19.

Hingga akhirnya pemain naturalisasi itu akhirnya hengkang dari Persija Jakarta dan entah kapan bisa merasakan laga sarat gengsi di Indonesia.

"Hingga akhirnya kami berhasil ke final, dan yang tak kalah spesial adalah menghadapi Persib Bandung. Rival dari Persija Jakarta. Itu adalah pertandingan El Clasico Indonesia pertama," ucap Marc Klok dikutip dari situs yang dikelolanya, marcklok.com yang ditulis pada 5 Mei 2021.

Ditulisan itu, Marc Klok mencurahkan rasa syukurnya bisa berlaga membela Persija setelah hampir setahun pada 2020 nyaris tidak ada laga karena pandemi Covid-19.

Dia juga bahagia timnya bisa keluar sebagai juara dan dia dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Menpora.

"Idealnya pertandingan besar seperti itu dihadiri oleh penonton. Sebab itu yang saya mimpikan bermain di hadapan puluhan ribu penonton. Namun apa daya kita semua di berbagai belahan dunia sedang menghadapi sepak bola new normal," katanya.

(Tribunpalu.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved