Breaking News:

Anggu si ATM Berjalan Pejabat Dituntut Hanya 2 Tahun Penjara, JPU: Jarang Ada Penyuap Seperti Dia

Kontraktor Agung Sucipto, ATM berjalan bagi pejabat hanya dituntut dua tahun penjara sebagai terdakwa penyuap Gubernur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah

Editor: Putri Safitri
handover
Kontraktor Agung Sucipto, menjadi ATM berjalan bagi pejabat. 

TRIBUNPALU.COM - Kontraktor Agung Sucipto, menjadi ATM berjalan bagi pejabat.

Kontraktor ternama yang menguasai megaproyek di Sulawesi Selatan itu hanya dituntut dua tahun penjara sebagai terdakwa penyuap Gubernur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah.

Nyanyian Anggu sapaannya selama proses pemeriksaan sangat nyaring.

Nurdin Abdullah yang sebelumnya dikenal dengan citra birokrat dan akademisi yang bersih pun dalam masalah besar.

Kini, Anggu selaku terdakwa penyuap dituntut dua tahun penjara.

Bagaimana reaksi Anggu dan pengacara hukumnya atas tuntutan itu?

Kontraktor Agung Sucipto, menjadi ATM berjalan bagi pejabat.
Kontraktor Agung Sucipto, menjadi ATM berjalan bagi pejabat. (handover)

Denny Kailimang selaku Penasehat Hukum Agung Sucipto mengatakan, kasus yang dialami oleh kliennya ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk tidak lagi menjadikan para kontraktor sebagai ATM berjalan.

Pasalnya, dari fakta persidangan, terbukti jika Agung bukanlah satu-satunya kontraktor yang pernah menyerahkan uang kepada Nurdin Abdullah (NA).

"Jadi bisa dilihat, jika memang sistem pemerintah yang perlu diperbaiki. Karena tidak mungkin ada kontraktor yang memberi jika dari pihak pemerintah tidak meminta," ujar Denny, Selasa (13/7/2021).

Sehingga kebiasaan seperti ini sudah harus dihapuskan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved