Pilpres 2024
Bisa Jadi Anies, Ganjar, dan Ridwan Tak Terpakai di Pilpres 2024, Guru Besar UI: Tak Ada Jaminan
Meski perkasa di berbagai hasil survei, tak ada jaminan Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Ridwan Kamil terpakai di Pilpres 2024 nanti.
TRIBUNPALU.COM - Meski perkasa di berbagai hasil survei, tak ada jaminan Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Ridwan Kamil terpakai di Pilpres 2024 nanti.
Hal tersebut disampaikan Guru Besar Psikologi Politik Universitas Indonesia (UI) Prof Hamdi Muluk.
Hamdi tak menampik Anies, Ganjar, dan Ridwan memiliki kans besar untuk ikut berlaga di Pilpres 2024.
Menurutnya, tiga tokoh itu memiliki peluang yang sama untuk maju sebagai Capres atau Cawapres.
"Catatan saya, biar kita gak salah ambil kesimpulan, Anies, Ridwan dan Ganjar, sebenarnya tidak bisa dikatakan lebih baik dari yang lain," kata Hamdi dalam zoom meeting Arus Survei Indonesia (ASI), Selasa (13/7/2021).
Baca juga: Messi Siap Pensiun di Barcelona, Rela Gaji Dipangkas 50 Persen
Baca juga: Samsung Galaxy A32 Miliki Daya Baterai 5000 mAh, Simak Spesifikasi dan Harganya Berikut Ini
Terbaru dalam survei ASI, tiga kepala daerah itu menjadi kandidat kuat yang dianggap layak maju di Pilpres 2024.
"Penilaian angka mereka sama-sama diangka 8. Beda kalau misalnya masuk di angka 5. Tetapi tiga orang ini bedanya hanya koma. Ternyata, tiga-tiganya sama saja. Catat ya, gak ada beda," ujarnya.
Namun menurut Hamdi, tidak ada jaminan Anies, Ganjar, dan Ridwan diusung partai politik di Pilpres 2024 nanti.
Termasuk meski mereka superior di beberapa survei tahun 2021 ini.
"Apakah para elite akan memilih ketiga orang ini, tidak ada jaminan juga. Bisa saja ketiga orang ini tidak dipakai," katanya.
Hamdi menjelaskan, bakal ada dilema yang dirasakan partai politik dalam memilih Capres dan Cawapres 2024.
Berbagai pertimbangan akan menjadi alasan, apakah Anies, Ganjar, dan Ridwan bakal diusung atau tidak.
"Tapi ada dilema trust, partai-partai itu cenderung akan mengatur permainan untuk menang. Kalau di pacuan kuda, dia cari yang larinya kencang. Tapi dia juga gak yakin, karena di menit terakhir ada saja blok yang berkhianat," katanya.
Peran Kelompok Kepentingan dan Pemilik Media
Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing menilai kelompok kepentingan dan pemilik media bisa menjadi king makers pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/anies-ganjar-ridwan.jpg)