Breaking News:

Virus Corona

19 Pemda Ditegur oleh Mendagri akibat Realisasi Penanganan Covid-19 Rendah, Sulteng Termasuk

Tito Karnavian memberikan teguran keras kepada 19 pemerintah daerah (Pemda) lantaran belum mencairkan anggaran untuk penanganan Covid-19

Editor: Putri Safitri
Dok. Kemendagri
Mendagri Tito Karnavian saat menggelar pertemuan dengan KPK bicarakan penjagaan anggaran 

TRIBUNPALU.COM - 19 Pemda Ditegur oleh Mendagri akibat Realisasi Penanganan COVID-19 Rendah

Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ) Tito Karnavian memberikan teguran keras kepada 19 pemerintah daerah (Pemda) lantaran belum mencairkan anggaran untuk penanganan COVID-19 maupun insentif bagi para tenaga kesehatan (nakes).

Padahal, uang untuk penanganan COVID-19 maupun insentif bagi para nakes itu sudah ada.

"Kami sudah sisir dan rapat berkali-kali dengan kepala daerah. Ada beberapa daerah yang belanja untuk Penanganan Covid-19 dan realisasi untuk insentif nakes belum banyak berubah. Oleh karena itu, hari ini Sabtu, kami sudah sampaikan surat teguran tertulis," kata Tito dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/7/2021).

Mantan Kapolri ini mengatakan, teguran tertulis itu termasuk langkah yang cukup keras. Sebab sebelumnya Kemendagri jarang mengeluarkan teguran semacam itu.

"Surat teguran tertulis ini langkah yang mohon maaf cukup keras, karena jarang kami keluarkan," kata Tito.

"Bahwa uangnya ada, tapi belum direalisasikan untuk kegiatan penanganan COVID-19, untuk insentif tenaga kesehatan, dan lain-lain," ujarnya.

Mendagri Tito Karnavian memberikan keterangan pers setelah mengikuti Rapat Terbatas, Senin (19/10/2020)
Mendagri Tito Karnavian memberikan keterangan pers setelah mengikuti Rapat Terbatas, Senin (19/10/2020) (Instagram @sekretariat.kabinet)

Dalam data yang dipaparkan Tito, 19 Pemda yang mendapat teguran keras itu yakni Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Barat, DIY, Bali, NTB.

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

Tito tidak sepenuhnya menyalahkan para kepala daerah. Menurutnya, bisa saja para kepala daerah justru tidak tahu berapa uang yang ia punya untuk melakukan belanja daerah.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved