Breaking News:

Apa Itu Hari Tasyrik? Ini Amalan-amalan Sunnah dan Larangannya di 3 Hari Setelah Idul Adha

Berikut ini kami sampaikan pengertian Hari Tasyrik, beserta dengan amalan-amalan sunah dan larangan yang dilakukan saat Hari Tasyrik.

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Imam Saputro
Tribunnews Batam
Makna Hari Tasyrik beserta amalan-amalan sunah dan larangannya. 

Apa Itu Hari Tasyrik? Simak Amalan-amalan Sunah dan Larangannya Berikut Ini

TRIBUNPALU.COM - Setelah merayakan Hari Raya Idul Adha pada setiap tanggal 10 Dzulhijjah, umat Muslim akan memasuki Hari Tasyrik.

Hari Tasyrik merupakan 3 hari berturut-turut dari tanggal 11, 12 dan 13 bulan Dzulhijjah pada penanggalan hijriyah.

Dalam kata yang lain, Hari Tasyrik juga disebut dengan Hari Nahar yang artinya hari untuk menyembelih.

Pada ketiga hari tersebut, umat Muslim masih diperbolehkan untuk menyembelih hewan kurban sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk Majelis Tarjih dan Tajdid dalam bukunya Pengembangan Hipunan Tarjih tentang Tuntunan Idain dan Qurban menerangkan hari tasyriq juga merupakan waktu penyembelihan hewan qurban.

Sehingga ketiga waktu itu bisa digunakan umat Muslim untuk melaksanakan kurban.

Dari Jubair bin Math’am dari Nabi SAW, beliau bersabda:

”Semua hari Tasyrik adalah waktu penyembelihan (hewan kurban)”. ( HR. Ahmad)

Tak hanya dianjurkan untuk menyembelih kurban, umat Muslim juga dilarang untuk berpuasa pada Hari Tasyrik.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved