Breaking News:

Idul Adha di Sulteng

BPKH Gandeng Rumah Zakat Salurkan Berkah Qurban 1.000 Ekor Sapi, 5 di Kabupaten Sigi

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui Program Kemaslahatan menyalurkan hewan kurban sebanyak 1.000 ekor sapi.

Penulis: Moh Salam | Editor: Muh Ruliansyah
TRIBUNPALU.COM/SALAM
Sejumlah relawan Rumah Zakat sedang mempersiapkan daging kurban untuk dibagikan ke masyarakat di Kampung Haji, Kabupaten Sigi, Rabu (21/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui Program Kemaslahatan menyalurkan hewan kurban sebanyak 1.000 ekor sapi.

Hewan kurban tersebut tersebar di 840-an titik di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

BPKH menggandeng Yayasan Rumah Zakat dalam penyaluran dan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tahun 2021.

BPKH bersama Rumah Zakat mengikuti Surat Edaran Menteri Agama No 16 Tahun 2021.

Edaran Menteri Agama itu ialah agar tidak melakukan pemotongan hewan pada 10 Dzulhijjah.

Sehingga pelaksanaan pemotongan hewan kurban dilaksanakan di hari Tasyrik dan di beberapa Rumah Potong Hewan (RPH).

Bersama Rumah Zakat, BPKH berkolaborasi untuk program Berkahqurban yakni optimalisasi daging qurban yang diolah menjadi kornet supaya manfaatnya terasa lebih lama dan pendistribusiaannya lebih luas.

“Rumah Zakat menyalurkan 1.485 kornet Berkahqurban di Jakarta dan Yogyakarta, serta penyembelihan 5 sapi di Kampung BPKH Sigi Sulawesi Tengah,” ujar CEO Rumah Zakat Nur Efendi, Rabu (21/7/2021) kepada TribunPalu.com.

Efendi mengatakan, Pemberian bantuan ini sesuai dengan komitmen BPKH dalam menyalurkan Nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU) melalui bidang kemaslahatan.

Hal itu sebagaimana diatur dalam PP No 5 tahun 2018 Tentang pelaksanaan Undang-Undang No 34 tahun 2014, mengenai pengelolaan keuangan haji dan PBPKH No 7 Tentang prioritas kegiatan kemaslahatan.

Distribusi Progam Kemaslahatan BPKH mencakup prasarana ibadah, kesehatan, pelayanan ibadah haji, ekonomi umat, pendidikan dan dakwah serta sosial keagamaan yang disalurkan secara langsung dan tidak langsung.

Selain itu program lainnya itu ialah yang bermanfaat untuk kebaikan umat sesuai dengan asas prinsip syariah, kehati-hatian, manfaat, nirlaba, transparan dan akuntabel.

Untuk daging kurban juga diolah menjadi berbagai jenis produk seperti kornet, rendang siap santap, abon yang dikemas juga dengan daging beku secara higienis.

Hal itu sebagai upaya mendukung ketahanan pangan masyarakat Indonesia khususnya yang berada di wilayah terpencil, terluar, tertinggal, terdampak bencana dan berada di zona merah Covid -19.

Sebelumnya penyembelihan hewan kurban di Sulawesi Tengah oleh BPKH dan Rumah Zakat di Kampung Haji.

Kampung Haji terletak di Desa Sibalaya Utara Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Kampung Haji alias Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) berjarak 31 Kilometer dari Kota Palu.

Total hewan kurban disembelih 7 ekor, terdiri dari 6 sapi dan 1 ekor kambing.

Dari Rumah Zakat sebanyak 5 ekor sapi dan dua ekor lainnya dari milik pribadi dan salah satu partai politik di Sigi.

Penanggung jawab Rumah Zakat Kota Palu, Adhi Saputra mengatakan kurban tahun ini memilih kampung Haji sebagai lokasinya disebabkan permintaan dari donatur BPKH.

"Kampung haji ini kan belum lama dibangun dan selesai pengerjaannya tahun 2021 ini, makanya kami pilih lokasi kurbannya disini," ungkap Adhi, Rabu (21/7/2021).

Adhi menyebutkan, daging kurban rencananya dibagikan kepada masyarakat yang tinggal di Kampung Haji Kabupaten Sigi.

"Jadi lebih kurang ada 90 Kepala Keluarga di sini (Kampung Haji, red) dan akan dibagikan semuanya, dan masyarakat sekitar Kampung haji ini," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved