Virus Corona

Kasus Kematian Covid-19 di Indonesia Pecah Rekor Tertinggi di Dunia, 1280 Pasien Meninggal

Tingkat kematian pasien Covid-19 di Indonesia pada hari Selasa 20 Juli 2021 tercatat sebagai angka tertinggi di dunia, kematian capai 1.280 orang.

Editor: Putri Safitri
KatarzynaBialasiewicz
Ilustrasi Pasien Covid-19 meninggal dunia 

TRIBUNPALU.COM - Indonesia kembali pecah rekor tingkat Kematian pasien COVID-19 tertinggi di Dunia pada hari Selasa 20 Juli 2021

Kemarin (20/7/2021), tingkat Kematian pasien COVID-19 di Indonesia tercatat sebagai angka tertinggi dibandingkan dengan negara-negara lain di seluruh Dunia.

Berdasarkan update data COVID-19 di Indonesia yang diumumkan oleh Kementerian Kesehatan, tingkat Kematian pasien COVID-19  di Indonesia pada Selasa (20/7/2021) mencapai 1.280 orang.

Angka Kematian pasien COVID-19 di Indonesia ini menurut catatan worldometers.com merupakan angka Kematian secara harian tertinggi di Dunia.

Peringkat kedua Kematian COVID-19 di Dunia menurut catatan worldometers.com adalah Rusia yakni sebanyak 780 orang meniggal Dunia.

Peringkat ketiga Kematian COVID-19 di Dunia terjadi di Meksiko yakni sebanyak 138 kasus Kematian pasien corona.

Tingkat kematian pasien corona di Indonesia mencapai 1.280 pada Selasa 20 Juli 2021. Angka kematian pasien corona di Indonesia ini merupakan angka tertinggi di dunia secara harian. ()

Negara tetangga di Asia Tenggara yakni Thailand berada di peringkat keempat dengan total Kematian sebanyak 80 orang per hari Selasa (20/7) ini.

Sementara Filipina ada di peringkat enam dengan jumlah Kematian harian sebesar 58 orang.

Seperti kita tahu, pada Selasa (20/7/2021) kemarin Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah kasus baru pasien positif COVID-19  di Indonesia mencapai 38.325 orang sehingga total menjadi 2.950.056 kasus COVID-19 di Indonesia.

Kementerian Kesehatan juga mencatat tingkat kesembuhan pasien mencapai 29.791 orang sehingga total pasien COVID-19 di Indonesia yang sembuh sebanyak 2.323.666.

Sementara tingkat Kematian pasien COVID-19 di Indonesia pada Selasa 20 Juli 2021 mencapai 1.280 orang sehingga total Kematian pasien corona di Indonesia mencapai 76.200 orang.

Lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia ini yang memaksa pemerintah mengambil kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 Juli 2021-20 Juli.

Para pekerja medis yang mengenakan alat pelindung memindahkan seorang tersangka pasien virus korona (C) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam di mana total 16 infeksi sekarang telah diidentifikasi dengan virus corona COVID-19, di daerah Cheongdo dekat kota tenggara Daegu pada 21 Februari 2020 Kasus coronavirus Korea Selatan hampir dua kali lipat pada 21 Februari, naik di atas 200 dan menjadikannya negara yang paling parah terkena dampak di luar China ketika jumlah infeksi yang terkait dengan sekte keagamaan meningkat.
Para pekerja medis yang mengenakan alat pelindung memindahkan seorang tersangka pasien virus korona (C) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam di mana total 16 infeksi sekarang telah diidentifikasi dengan virus corona COVID-19, di daerah Cheongdo dekat kota tenggara Daegu pada 21 Februari 2020 Kasus coronavirus Korea Selatan hampir dua kali lipat pada 21 Februari, naik di atas 200 dan menjadikannya negara yang paling parah terkena dampak di luar China ketika jumlah infeksi yang terkait dengan sekte keagamaan meningkat. (YONHAP / AFP)

Presiden Joko Widodo Selasa (20/7/2021) menyatakan kebijakan pembatasan aktivitas masayrakat ini tidak bisa dihindari, dan kebijakan yang harus diambil pemerintah untuk menekan laju penambahan kasus COVID-19 di Indonesia ini sangat berat.

Menurut Presiden kebijakan ini dilakukan untuk menurunkan penularan virus corona di Indonesia dan sehingga kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pengobatan di Rumah Sakit juga berkurang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved