Breaking News:

Mengapa Hari Tasyrik Dilarang Puasa?Ini Alasan & Amalan Sunah Lain yang Dapat Dikerjakan Umat Muslim

amis 22 Juli 2021 masih masuk dalam Hari Tasyrik dan umat muslim dilarang untuk berpuasa, mengapa?Lalu amalan sunnah apa yang bisa dilakukan ?

Editor: Imam Saputro
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Jemaah melakukan tadarus di Masjid Istiqlal Jakarta, Kamis (7/6/2018). Beragam aktivitas dilakukan jemaah untuk menunggu waktu berbuka puasa seperti beribadah, memperdalam ilmu agama, dan hanya sekedar menikmati suasana Masjid Istiqlal. 

TRIBUNPALU.COM -  Kamis 22 Juli 2021 masih masuk dalam Hari Tasyrik dan umat muslim dilarang untuk berpuasa, mengapa?

Simak alasan umat muslim dilarang berpuasa pada 3 hari setelah Idul Adha atau disebut Hari Tayrik.

Lalu amalan sunnah apa yang bisa dilakukan pada 3 hari setleh aHari Raya Qurban, simak jawabannya di artikel ini,

Berikut adalah makna Hari Tasyrik hingga amalan-amalan yang dapat dikerjakan.

Hari Tasyrik terjadi dalam bulan Dzulhijjah, yakni tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah.

Tahun ini, Hari Tasyrik bertepatan pada tanggal 21, 22 dan 23 Juli 2021.

Dalam kata yang lain, Hari Tasyrik juga disebut dengan Hari Nahar yang artinya hari untuk menyembelih.

Hari tasyrik adalah hari umat Islam merayakan kemenangan dengan makan dan minum, tapi tetap mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah.

Maka dari itu, di Hari Tasyrik umat Islam dilarang berpuasa.

Dilarangnya berpuasa pada hari Tasyrik karena hari tersebut merupakan hari yang harus dirayakan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved