Komunitas Kota Palu
Tangani 215 Pasien Isoman, Relawan #RoaJagaRoa Palu Butuh Tenaga Kurir
Relawan Covid-19 #RoaJagaRoa yang didirikan 24 Juli awalnya hanya membantu pemenuhan kebutuhan pangan pasien Isolasi Mandiri.
TRIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak 272 pasien ditangani Relawan Covid-19 #RoaJagaRoa per Sabtu (7/8/2021).
Dari data itu, enam di antaranya meninggal dunia, 51 pasien dinyatakan telah mandiri alias tidak lagi ditangani Relawan Covid-19 #RoaJagaRoa. Tersisa 215 pasien yang masih dalam penanganan.
Relawan yang sudah dua pekan bergerak tersebut berkantor di Jl Masjid Raya, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
"Yang meninggal itu biasanya karena benar-benar sekarat baru kami dapat infonya. Sementara kami ini sebenarnya fokus pada penanganan pangan, cuman kami juga fasilitasi kebutuhan darurat pasien," kata Relawan #RoaJagaRoa, Muhammad Sharfin.
Relawan Covid-19 #RoaJagaRoa yang didirikan 24 Juli awalnya hanya membantu pemenuhan kebutuhan pangan pasien Isolasi Mandiri.
Baca juga: Posko Relawan Covid-19 #RoaJagaRoa Tangani 44 KK Pasien Isolasi Mandiri di Palu dan Sigi
Baca juga: Alkhairaat Apresiasi Gerakan Relawan Covid-19 #RoaJagaRoa
Belakangan, setelah membuat group WhatsApp yang di dalamnya tergabung Wakil Wali Kota Palu dr Reny A Lamadjido dan politisi, serta instansi penganangan Covid-19 lainnya, #RoaJagaRoa juga memfasilitasi pengadaan oksigen bagi pasien sekarat.
Bantuan dari dermawan juga terus mengalir, termasuk untuk pengadaan Oxycan.
"Dari 20 botol yang kita miliki, sudah delapan botol yang keluar," tutur Sharfin.
Meningkatnya jumlah pasien dan banyaknya bantuan yang mengalir, juga membuat Relawan Covid-19 #RoaJagaRoa kewalahan dalam pengantaran.
"Pasien terus bertambah, tenaga Kurir kurang. Kami menggandeng berbagai komunitas untuk membantu pengantaran paket," jelas Sharfin.(*)