Sabtu, 18 April 2026

Kabar Seleb

Ucok Baba Ungkap Saat-saat Mencekam Kafenya Didatangi Preman: Semua Orang Ditantangin Sama Dia

Komedian Ucok Baba mengungkap saat-saat mencekam kafenya didatangi preman.

Handover
Komedian Ucok Baba blak-blakan mengungkap kronologi aksi pemalakan di kafenya beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPALU.COM - Komedian Ucok Baba mengungkap saat-saat mencekam kafenya didatangi preman.

Kabar mengenai kafe Ucok Baba diacak-acak preman menjadi buah bibir beberapa waktu lalu.

Bahkan video ketika preman tersebut memalak di kafe Ucok Baba sempat viral di media sosial.

Preman tersebut mengancam Ucok Baba jika tak memberikan uang.

Dilansir dari Kompas.com, Ucok Baba mengatakan dirinya meminta sang preman untuk bersabar karena ia harus menyuruh karyawannya mengambil uang ke mesin ATM.

"Di situ dia ngamuk besar, lalu dia mau ngacak-ngacak kafe saya, semua orang ditantangin sama dia," kata Ucok dikutip dari video KISS, Kamis (12/8/2021).

Ucok Baba akhirnya menyuruh karyawannya untuk memberikan uang tersebut ke pos tempat sang preman berdiam.

"Habis itu jadi dia pulang, saya suruh antar ke posnya mereka itu Rp 500.000 itu. Cuma kan di situ banyak orang, intinya ada pengunjung yang aku enggak kenal juga, mungkin ngambil video, mungkin dia share lalu Tim Jaguar itu langsung datang," kata Ucok.

Diberitakan sebelumnya, kafe milik artis dan juga komedian senior Ucok Baba di Jalan Pala Bali, Pondok Terong, Kota Depok, menjadi sasaran aksi pemalakan pada Senin (9/8/2021).

Aparat kepolisian pun dapat segera meringkus pelakunya yang berinisial ID, selang beberapa jam setelah menerima laporan pemalakan ini.

Kepala Tim Jaguar Polres Metro Depok, Iptu Winam Agus, mengatakan, pelaku meminta uang secara paksa pada Ucok Baba.

Dalam video yang viral di media sosial, pria yang mengaku preman setempat berteriak-teriak menantang Ucok Baba.

Sejak tak aktif lagi di layar televisi, Ucok Baba memang sibuk menggeluti dunia bisnis dengan mengurus kafenya.

Rupanya, kafe Ucok Baba ini menjadi sasaran pemalakan yang dilakukan pria itu.

Pria yang mengaku anggota organisasi kemasyaratan (ormas) ini berteriak kepada Ucok Baba untuk tidak mempermasalahkan uang beberapa ratus ribu yang sering ia minta. Pria ini mengatakan ia sendiri sebagai orang kaya di Rawageni.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved