Virus Corona
Dampak Virus Corona pada Tingkat Kesuburan Pria dan Wanita, Dokter: Kualitas dan Jumlah Sel Turun
Terungkap fakta baru, Virus SARS-CoV-2 disebut dapat menurunkan tingkat kesuburan pada laki-laki.
TRIBUNPALU.CIN - Terungkap fakta baru, ternyata virus corona dapat memberikan dampak buruk pada pada pria.
Virus SARS-CoV-2 disebut dapat menurunkan tingkat kesuburan pada laki-laki.
Dokter Obstetri dan Ginekologi Pusat Fertilitas Bocah Indonesia, dr Beeleoine BmedSc, Sp OG-KFER mengatakan, orang yang terinfeksi COVID-19 nyatanya punya keterkaitan dengan kesuburan.
"Sudah pasti apa bila terkena COVID-19 pada pria, sperma pasti terganggu. Baik dengan jumlah dan kualitas,"ungkapnya pada acara Kuliah WhatsApp yang diadakan Nova, Sabtu (14/8/2021).
Namun menurut dr Beeleoine, bukan berarti virus Sars Cov 2 dapat langsung membunuh sel sperma secara langsung.
Hanya saja reaksi tubuh terhadap infeksi menyebabkan peradangan pada testis tempat memproduksi sperma. Sehingga dapat menurunkan kualitas dan jumlah sperma.
Baca juga: Viral Mural Bergambar Jokowi 404: Not Found di Batuceper, Apa Artinya? Roy Suryo: AMBYAR!
Baca juga: Kader HMI Cabang Palu Jadi Kurir Kirim Logistik ke Rumah Pasien Isoman
Informasi lain menyatakan, infeksi COVID-19 juga meningkatkan risiko keguguran. Dr Beeleoine memaparkan, penelitian yang dilakukan tahun 2019 menyatakan ada perbedaan bermakna antara yang terkena dengan yang tidak.
Namun di tahun 2021 ada sebuah penelitian di Turki yang menyatakan wanita di Turki mengalami risiko keguguran lebih tinggi 25 persen jika terkena COVID-19, dibandingkan yang tidak.
"Tapi sudah pasti infeksi COVID-19 menganggu produksi jumlah dan kualitas sperma. Jadi sudah jelas menganggu kesuburan pria," pungkasnya.
Baca juga: Indonesia Bersholawat, Airlangga Minta Habaib dan Ulama Doakan Penanganan Covid-19
Baca juga: Pasien Covid-19 di RS Anutaloko Parimo Meninggal Dunia, Satgas Minta Warga Taat Prokes
Baca juga: Menko Airlangga Semangati Pasien Isolasi Mandiri di Jateng, Bagikan Paket Bantuan Covid-19
COVID-19 Memicu Penurunan Jumlah Sel Telur
Pandemi COVID-19 masih berlangsung hingga kini. Mau tidak mau, manusia harus mulai bisa beradaptasi dengan melaksanakan panduan hidup yang baru.
Di sisi lain, timbul kekhawatiran lain bagi pasangan yang ingin memiliki buah hati. Banyak informasi berseliweran jika orang yang terinfeksi COVID-19 dapat menurunkan kesuburan pada perempuan.
Begitu pula pada vaksin COVID-19. Banyak yang informasi yang mengatakan dapat memengaruhi kesuburan perempuan.
Informasi ini nyatanya tidak dibenarkan oleh Dokter Obstetri dan Ginekologi Pusat Fertilitas Bocah Indonesia, dr Beeleoine BmedSc, Sp OG-KFER.
Ia mengungkapkan jika memang ada penelitian mengenai efek infeksi COVID-19 pada ovarium atau indung telur seorang wanita. Dan hasilnya beragam.